Selasa, 17 Maret 2026

Dewan Dukung Kebijakan Wali Kota, Larang Pawai Takbiran Keliling Sambut Idul Fitri 1447 Hijiriah



Nuansa Terkini Makassar,— Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Mulia, H. Muchlis  Misbah menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang melarang pelaksanaan pawai keliling dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah.


Muchlis Misbah menilai langkah tersebut sudah tepat sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kerap terjadi saat malam takbiran.


“Keputusan wali kota ini sudah tepat. Kita harus melihat dari sisi keamanan dan ketertiban. Jangan sampai euforia justru menimbulkan masalah,” tegasnya, Selasa (17/3/2026).


Politisi Partai Hanura itu mengungkapkan, pawai takbiran di jalan raya tidak hanya berisiko memicu gangguan kamtibmas, tetapi juga berpotensi menyebabkan kemacetan parah di sejumlah titik di Kota Makassar.


“Setiap tahun kita lihat, pawai seperti ini sering memicu kemacetan bahkan rawan gesekan di lapangan. Ini yang harus dihindari,” ujarnya.


Ia menambahkan, langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah terjadi insiden. Karena itu, kebijakan pelarangan dinilai sebagai bentuk mitigasi yang realistis.


“Ini langkah antisipatif. Lebih baik dicegah daripada kita menangani dampaknya nanti,” katanya.


Sebagai solusi, Anggota Komisi D DPRD Makassar ini mengimbau masyarakat agar tetap melaksanakan takbiran secara khidmat di masjid atau di lingkungan masing-masing tanpa konvoi kendaraan.


“Silakan tetap bertakbir, tapi dilakukan di masjid atau di wilayah masing-masing. Selain lebih aman, juga lebih tertib dan khusyuk,” pungkasnya.


Ia pun berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut sebagai upaya menjaga kenyamanan bersama selama perayaan Idul Fitri di Kota Makassar. (*)

Senin, 16 Maret 2026

Polda Sulsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Kokain Bruto 25 Kg Hasil Temuan di Kepulauan Selayar

 


Nuansa Terkini Makassar,- Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis kokain dengan berat bruto 25 kilogram di Mapolda Sulsel, Senin (16/03/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyerahan barang temuan oleh Kodam XIV/Hasanuddin kepada Polda Sulsel untuk proses hukum lebih lanjut.


Penyerahan barang bukti tersebut dilakukan langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko kepada Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H.


Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi, Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi, para Pejabat Utama Polda Sulsel serta pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin.


Sebelum dilakukan pemusnahan, barang bukti narkotika tersebut terlebih dahulu diperiksa oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel guna memastikan keutuhan, jumlah, serta kandungan narkotika yang terdapat dalam barang tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, barang bukti yang disita dipastikan mengandung narkotika jenis kokain.


Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyerahan barang bukti tersebut merupakan bentuk komitmen, transparansi, serta sinergitas antar instansi dalam penanganan peredaran narkotika.


“Sebagai bentuk komitmen, transparansi, dan sinergitas antar instansi, kami menyerahkan seluruh barang temuan tersebut kepada pihak Polda Sulawesi Selatan untuk dilakukan proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar Pangdam.


Ia juga menegaskan bahwa TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, akan terus mendukung penuh upaya kepolisian maupun Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas peredaran narkoba.


Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya sinergitas antara TNI, Polri dan seluruh stakeholder di Sulawesi Selatan dalam menjaga keamanan wilayah.


“Hari ini merupakan bukti nyata bahwa sinergitas TNI, Polri dan seluruh stakeholder yang ada di Sulawesi Selatan bukan sekadar slogan. Penyerahan barang bukti kokain hasil temuan di wilayah Kepulauan Selayar kepada Polres Selayar yang hari ini ditindaklanjuti secara resmi menunjukkan koordinasi yang sangat solid di lapangan,” ungkap Kapolda.


Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XIV/Hasanuddin beserta seluruh jajaran Babinsa dan personel Kodim 1415/Selayar yang bergerak cepat merespon laporan masyarakat terkait temuan tersebut.


Kapolda menegaskan bahwa Polda Sulawesi Selatan melalui Direktorat Reserse Narkoba bersama Laboratorium Forensik Polri akan melakukan pengujian dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap asal usul barang tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan internasional yang memanfaatkan jalur laut.


“Kami tidak akan memberikan peluang sedikit pun kepada peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Selatan. Pengawasan di wilayah pesisir akan terus kami perketat bersama rekan-rekan TNI dan unsur pemerintah daerah,” tegas Kapolda.


Di akhir keterangannya, Kapolda Sulsel juga menyampaikan apresiasi kepada para nelayan dan masyarakat Kepulauan Selayar yang telah melaporkan temuan mencurigakan tersebut kepada aparat.

Kasubdit Tipidkor Polda Sulsel Jufri Terima Penghargaan Gubernur atas Dukungan Optimalisasi Pendapatan Daerah

 


Nuansa Terkini Makassar,– Kasubdit Tipidkor, Jufri, menerima penghargaan dari atas kontribusinya dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2026.


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif dan dukungan yang diberikan dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah yang mencapai Rp58.021.315.052,57.


Melalui fungsi pengawasan dan penegakan hukum di bidang tindak pidana korupsi, jajaran Tipidkor turut berkontribusi dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan dan akuntabel, sehingga berdampak pada optimalisasi penerimaan daerah.


Jufri menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang berkomitmen menjaga tata kelola keuangan daerah yang baik.


“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.


Ia juga berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik guna mendorong pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Selatan. (***).




Minggu, 15 Maret 2026

Tim Stamaops Polri Tinjau Fasilitas Pelayanan dan Sistem Pengawasan di Polres Gowa

 


Nuansa Terkini Makassar,- Tim dari Stamaops Polri yang dipimpin oleh KOMBES POL R.T.S. Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.M., M.I.K, melakukan kunjungan kerja ke Polres Gowa, Senin (16/3/2026). Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si.


Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan ke sejumlah fasilitas pelayanan dan pusat pengendalian yang ada di Mapolres Gowa. 


Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya ruang pelayanan Pamapta Polres Gowa, ruang layanan Call Center 110 Polri, ruang Command Center Polres Gowa, ruang ETLE Sat Lantas Polres Gowa, serta pos penjagaan Mapolres Gowa.


Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana pelayanan kepolisian, sekaligus memastikan sistem pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.


Tim Stamaops Polri juga mengecek mekanisme kerja personel dalam menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110, sistem pemantauan melalui Command Center, hingga pengoperasian tilang elektronik atau ETLE yang dikelola oleh Satuan Lalu Lintas Polres Gowa.


Selain itu, rombongan turut meninjau kesiapsiagaan personel yang bertugas di penjagaan Mapolres guna memastikan sistem pengamanan mako berjalan optimal.


Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


“Melalui peninjauan dari Tim Stamaops Polri ini, kami berharap seluruh fungsi pelayanan di Polres Gowa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi kesiapan personel maupun sarana pendukung, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan kepolisian yang cepat, profesional dan responsif,” ujar Kapolres.


Ia juga menegaskan bahwa Polres Gowa berkomitmen untuk terus mengoptimalkan berbagai sistem pelayanan berbasis teknologi guna mendukung pelayanan publik yang lebih transparan dan modern.


Humas Polres Gowa

Tindak Tegas Pelanggarn Rokij Ilegal Bean Cukai Makassar Pulihkan Keruguan Negara Ratusan Juta Rupiah Melalui Ultimum Remidium



Nuansa Terkini Makassar,- 13/03/2026- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Bea Cukai Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal guna melindungi masyarakat sekaligus mengamankan penerimaan negara dari sektor cukai. Sepanjang Januari 2026, Bea Cukai Makassar berhasil menindak peredaran 181.600 batang rokok ilegal di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.


Penindakan tersebut merupakan hasil dari pengawasan rutin dan tindak lanjut atas informasi masyarakat yang dilakukan oleh tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Makassar di beberapa lokasi, mulai dari Kota Makassar hingga Kabupaten Bone. Dari seluruh penindakan tersebut, estimasi nilai barang yang berhasil diamankan mencapai Rp269.676.000 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp175.718.884. 


Penindakan pertama dilakukan pada 5 Januari 2026 di Jalan Kapasa Raya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Saat melakukan patroli pengawasan, petugas mencurigai sebuah kendaraan yang diduga mengangkut rokok ilegal. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 31.200 batang rokok jenis SKM merek SMITT LONG yang tidak dilekati pita cukai. 


Selanjutnya pada 24 Januari 2026, Bea Cukai Makassar menerima informasi terkait dugaan pengiriman rokok ilegal dari Surabaya menuju Makassar. Tim kemudian melakukan pengawasan dan mengikuti kendaraan pengangkut hingga tiba di kawasan Pergudangan Bontoa Indah, Makassar. Dari hasil pemeriksaan ditemukan 45.000 batang rokok merek SMITH tanpa dilekati pita cukai. 


Pada hari yang sama, petugas kembali menemukan 4.400 batang rokok merek SMITH BOLD tanpa pita cukai di kawasan Jalan Ir. Sutami, Makassar. Selain itu, dalam kegiatan pengawasan di Dermaga Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, petugas juga mengamankan berbagai merek rokok tanpa pita cukai seperti Suryaku, Smith, dan ESS Bold dengan jumlah mencapai 36.000 batang. 


Tidak hanya di Kota Makassar, penindakan juga dilakukan melalui kegiatan operasi pasar di Kabupaten Bone pada 29 Januari 2026. Dari pemeriksaan di sebuah toko di Kecamatan Tanete Riattang, petugas menemukan 65.000 batang rokok merek SANS yang dilekati pita cukai yang diduga palsu. Seluruh barang bukti beserta pihak terkait kemudian diamankan ke Kantor Bea Cukai Makassar untuk dilakukan penelitian serta proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. 


Dalam proses penelitian lebih lanjut, para pihak yang terlibat mengajukan penyelesaian perkara secara administratif tanpa melalui proses penyidikan. Permohonan tersebut diselesaikan melalui mekanisme Ultimum Remedium (UR), yaitu pemberian kesempatan kepada pelanggar untuk memenuhi kewajiban administratif dengan membayar sanksi denda sebesar tiga kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. Penyelesaian perkara melalui mekanisme UR ini dikarenakan ditemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana di bidang cukai yang melanggar Pasal 54 dan Pasal 56 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). 


Dari seluruh penindakan tersebut, total sanksi administratif yang dibayarkan melalui mekanisme UR mencapai Rp 406.422.000. Pengenaan sanksi berupa denda administratif sebesar tiga kali nilai cukai yang seharusnya dibayar, ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 237/PMK.04/2022 sesuai amanat UU HPP.  Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Krisna Wardhana, menegaskan bahwa “Penindakan dan penyelesaian melalui ultimum Remidium ini tidak hanya bertujuan untuk menindak pelanggaran, tetapi juga untuk memulihkan potensi kerugian negara yang timbul dari tidak dibayarnya cukai yang seharusnya”. 


Bea Cukai Makassar akan terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya dan tentunya diperkuat dengan dukungan masyarkat untuk mempersempit ruang gerak peredaran rokok ilegal demi melindungi masyarakat dan mengamankan penerimaan negara” jelasnya. (*).

Buka Puasa Bersama Gerindra Makassar, Eric Horas Ajak Kader Kawal Program Presiden Prabowo



Nuansa Terkini Makassar, - DPC Partai Gerindra Kota Makassar menggelar buka puasa bersama dengan seluruh pengurus dan kader di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard, Minggu (15/3/2026).


Kegiatan ini konsisten digelar setiap bulan Ramadan unttuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus ajang berbagi dan saling memaafkan menjelang Idul Fitri.


Ketua Gerindra Makassar, Eric Horas menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan kepada seluruh pengurus dan kader untuk mengawal program Presiden Prabowo Subianto.


"Karena kita ketahui bahwa Partai Gerindra tentunya harus terdepan di dalam mengawal program-program pemerintah, apalagi program dari Bapak Presiden Prabowo," jelasnya.


Selain itu, di momentum buka puasa ini, dia juga meminta untuk penyerapan aspirasi warga dimaksimalkan. Apalagi, Gerindra Makassar punya enam perwakilan anggota DPRD di Makassar termasuk dirinya sebagai Wakil Ketua.


"Kita ingatkan bahwa kader Gerindra adalah salah satu alat dan salah satu komunikasi yang harus menjembatani ke masyarakat terkait dengan kebutuhan-kebutuhan yang ada di masyarakat," ucap Eric.


Selain itu, Gerindra Makassar juga memberikan santunan kepada anak yatim Panti Asuhan Al-Muhaimin yang berlokasi di Jalan Landak Baru. 


Menurut Eric, bulan Ramadan menjadi bulan terbaik untuk berbagi keberkahan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan, seperti anak yatim.


"Kita mengundang salah satu yayasan pemberian santunan kepada anak yatim. Artinya di bulan Ramadan ini kita harus saling berbagi, ya kan. Momennya harus saling berbagi, saling memaafkan, saling mengingatkan, dan tentunya momen itu adalah menjadi momen yang kita utamakan di dalam acara buka puasa ini," tambahnya.


Terakhir, Gerindra Makassar, kata Eric, juga telah menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader untuk melakukan persiapan menghadapi pemilu tahun 2029.


"Kami me-reminder lagi, menyemangati lagi untuk supaya tetap solid, tetap kompak dari struktur tingkat bawah sampai tingkat atas," tandas Eric.




Sabtu, 14 Maret 2026

Melinda Aksa Tinjau Lahan dan RTH Pasar Panakkukang, Siapkan Pengelolaan Modern

 


Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, melakukan peninjauan langsung ke area lahan di kawasan Pasar Panakkukang, Sabtu (14/3/2026).


Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lahan yang rencananya akan dikelola secara lebih modern sekaligus meninjau keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah tersebut.


Dalam peninjauan itu, Melinda bersama Direktur Utama PD Pasar Raya Ali Gauli Arief, Camat Panakkukang Syahril bersama jajaran pengurus Kecamatan Panakkukang, Tim Makassar Creative Hub bersinergi melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan yang lebih tertata dan produktif. 


Ia menilai, pengelolaan lahan yang terencana dengan baik dapat memberikan manfaat tidak hanya dari sisi penataan lingkungan, tetapi juga bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.


“Lahan ini memiliki potensi besar jika dikelola secara modern dan terencana. Kita ingin memastikan pemanfaatannya ke depan bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Melinda.


Selain melihat kondisi fisik lahan, Melinda juga menekankan pentingnya memastikan legalitas lahan sebelum rencana pengelolaan lebih lanjut dilakukan. 


Menurutnya, kepastian status hukum menjadi langkah awal yang krusial agar proses pengembangan dapat berjalan secara tertib dan berkelanjutan.


“Kita ingin semuanya jelas terlebih dahulu dari sisi legalitas. Dengan begitu, setiap rencana yang disusun dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal,” jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Melinda turut meninjau area Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sekitar kawasan Pasar Panakkukang. Ia menilai keberadaan RTH memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menyediakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.


Melinda berharap ke depan kawasan tersebut dapat ditata dengan konsep yang lebih modern, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Melalui kolaborasi berbagai pihak, ia optimistis pengelolaan kawasan ini dapat menjadi contoh penataan ruang yang produktif sekaligus berkelanjutan di Kota Makassar. (*)

Jumat, 13 Maret 2026

Melinda Aksa Tinjau Lahan dan RTH Pasar Panakkukang, Siapkan Pengelolaan Modern

 


Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, melakukan peninjauan langsung ke area lahan di kawasan Pasar Panakkukang, Sabtu (14/3/2026).


Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lahan yang rencananya akan dikelola secara lebih modern sekaligus meninjau keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah tersebut.


Dalam peninjauan itu, Melinda bersama Direktur Utama PD Pasar Raya Ali Gauli Arief, Camat Panakkukang Syahril bersama jajaran pengurus Kecamatan Panakkukang, Tim Makassar Creative Hub bersinergi melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan yang lebih tertata dan produktif. 


Ia menilai, pengelolaan lahan yang terencana dengan baik dapat memberikan manfaat tidak hanya dari sisi penataan lingkungan, tetapi juga bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.


“Lahan ini memiliki potensi besar jika dikelola secara modern dan terencana. Kita ingin memastikan pemanfaatannya ke depan bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Melinda.


Selain melihat kondisi fisik lahan, Melinda juga menekankan pentingnya memastikan legalitas lahan sebelum rencana pengelolaan lebih lanjut dilakukan. 


Menurutnya, kepastian status hukum menjadi langkah awal yang krusial agar proses pengembangan dapat berjalan secara tertib dan berkelanjutan.


“Kita ingin semuanya jelas terlebih dahulu dari sisi legalitas. Dengan begitu, setiap rencana yang disusun dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal,” jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Melinda turut meninjau area Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sekitar kawasan Pasar Panakkukang. Ia menilai keberadaan RTH memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menyediakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.


Melinda berharap ke depan kawasan tersebut dapat ditata dengan konsep yang lebih modern, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Melalui kolaborasi berbagai pihak, ia optimistis pengelolaan kawasan ini dapat menjadi contoh penataan ruang yang produktif sekaligus berkelanjutan di Kota Makassar. (*)

Komisi B DPRD Makassar Pantau Harga Sembako di Pasar Terong



Nuansa Terkini Makassar,— Komisi B DPRD Kota Makassar didampingi Perumda Pasar Makassar Raya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terong Makassar, guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, Jumat (13/3/2026)


Sidak tersebut dilakukan untuk memantau langsung kondisi harga pangan di pasar tradisional sekaligus memastikan tidak terjadi praktik penimbunan bahan pokok yang dapat memicu lonjakan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.


Anggota Komisi B DPRD Makassar, Hj Umiyati mengatakan, sidak ini merupakan bagian dari upaya pengawasan DPRD bersama pemerintah daerah agar pasokan dan harga bahan pokok tetap terkendali.


Menurutnya, menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga daging. Karena itu, pengawasan perlu diperketat agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan dengan cara menimbun barang.


“Kami turun langsung ke pasar untuk memastikan harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil dan pasokan tetap tersedia. Selain itu, kami juga ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan bahan pokok yang bisa merugikan masyarakat,” ujar Umiyati di sela-sela sidak.


Politisi PPP ini, DPRD Makassar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kota serta pihak terkait untuk memantau perkembangan harga pangan di pasar-pasar tradisional.

Dalam sidak tersebut, rombongan Komisi B juga berdialog dengan sejumlah pedagang guna mengetahui kondisi harga dan pasokan barang secara langsung. 


Dari hasil pemantauan sementara, sebagian besar harga kebutuhan pokok masih relatif stabil meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan.


Umiyati berharap pemerintah bersama pihak pengelola pasar terus melakukan pengawasan secara rutin, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang Idul Fitri.


“Yang terpenting adalah memastikan distribusi berjalan lancar dan stok barang tetap aman. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan maupun harga bahan pokok,” pungkasnya. (*)

Kick Off Road to HUT Dekranasda 2026, Melinda Aksa Dorong IKM Makassar Naik Kelas



Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) agar mampu naik kelas dan memperluas pasar. 


Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Zoom Meeting Kick Off Road to HUT Dekranasda 2026 dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (12/3/2026).


Menurut Melinda, penguatan kapasitas pelaku industri kreatif menjadi kunci agar produk kriya dan fashion lokal tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional. 


Ia menilai pelaku IKM perlu memahami rantai nilai bisnis secara utuh, mulai dari pengembangan produk hingga strategi pemasaran, agar mampu menciptakan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi.


“Pemahaman terhadap rantai nilai bisnis sangat penting bagi pelaku IKM, mulai dari proses pengembangan produk hingga strategi pemasaran, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar," ujar Melinda.


Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut menjadi langkah awal rangkaian program menuju peringatan Hari Ulang Tahun Dekranasda 2026, sekaligus memperkuat strategi pengembangan industri kreatif di Makassar, khususnya pada sektor fashion dan kriya.


Dalam zoom tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai penguatan ekosistem industri kreatif melalui pendekatan Porter Value Chain, sebuah kerangka strategis yang dikembangkan oleh pakar manajemen Michael Porter.


Konsep ini menekankan bahwa sebuah usaha tidak sekadar terdiri dari bagian-bagian yang bekerja sendiri-sendiri, melainkan merupakan rangkaian aktivitas yang saling terhubung untuk mengubah bahan mentah menjadi produk bernilai tinggi.


Melalui analogi industri tenun, dijelaskan bahwa setiap tahapan produksi memiliki peran penting dalam menciptakan nilai tambah. 


Mulai dari proses logistik masuk seperti penerimaan bahan baku, proses produksi seperti pewarnaan dan penenunan, hingga distribusi serta pemasaran produk kepada konsumen.


Dalam forum tersebut juga dipaparkan alur rantai nilai bisnis yang terdiri dari enam tahapan utama, yakni riset dan pengembangan, pengadaan bahan baku, proses produksi, distribusi, pemasaran dan penjualan, serta layanan purna jual kepada pelanggan.


Melalui kolaborasi dan penguatan kapasitas ini, diharapkan lahir inovasi produk kriya yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan pasar sekaligus memperkuat identitas produk lokal Makassar.


Kick off kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dekranasda Makassar dalam mempersiapkan rangkaian program menuju HUT Dekranasda 2026 serta memperkuat peran pelaku IKM sebagai motor penggerak ekonomi kreatif daerah. (*)

Kamis, 12 Maret 2026

DPRD Makassar Desak Penggusuran Ditunda Hingga Usai Lebaran

 


Nuansa Terkini Makassar,- DPRD Kota Makassar menerima aspirasi unjuk rasa dari massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Biasa di ruang Aspirasi DPRD Kota Makassar, Kamis (12/3). Aksi ini merupakan bentuk protes para Pedagang Kaki Lima (PKL) Anjungan Pantai Losari terhadap rencana relokasi yang dinilai dilakukan secara sepihak oleh Pemerintah Kota Makassar.


Ketua Komisi C DPRD Makassar Bapak Azwar Rasmin yang memimpin penerimaan aspirasi menegaskan akan segera memanggil pihak-pihak terkait dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP).


"Kami telah mendengar poin-poin keberatan pedagang. Kami meminta agar masalah ini segera di-RDP-kan dengan memanggil OPD terkait dan pengelola kawasan. Tujuannya jelas, kita ingin mendengarkan penjelasan teknis sekaligus mencari solusi terbaik yang tidak merugikan pihak manapun," ujar Azwar Rasmin.


Dalam pertemuan tersebut dari Fraksi Mulia Bapak H. Muchlis A. Misbah langsung mengambil langkah responsif dengan menghubungi pihak pengelola di lapangan. Ia meminta agar segala bentuk tindakan penertiban atau penggusuran ditunda demi menghormati bulan suci Ramadhan.


"Dari sisi kemanusiaan tidak bijak melakukan penggusuran di tengah bulan puasa. Saya sudah meminta pengelola untuk menunda tindakan apa pun sampai selesai Lebaran dan setelah kita duduk bersama dalam RDP," tegas H. Muchlis.


Sementara itu dr. Udin Saputra Malik memberikan catatan kritis terkait tata kelola penertiban di Kota Makassar. Beliau menekankan bahwa pemerintah tidak boleh melakukan tindakan diskriminatif atau "tebang pilih" dalam menegakkan aturan.


"Prinsipnya harus win-win solution Sebelum menertibkan pemerintah wajib menyiapkan lokasi pengganti yang layak. Selain itu, aturan harus tegak lurus baik pedagang kecil maupun besar harus diperlakukan sama agar tidak terjadi keberpihakan yang memicu konflik sosial," jelas dr. Udin.


Adapun poin-poin tuntutan Aliansi Rakyat Biasa meliputi:

1. Menolak relokasi tanpa dialog terbuka dan transparan.

2. Mendesak kajian sosial-ekonomi yang komprehensif sebelum pemindahan.

3. Menuntut pencopotan Kepala UPT Pengelola Anjungan Pantai Losari.

4. Menagih janji politik Wali Kota Makassar terkait perlindungan dan pemberdayaan PKL.


DPRD Kota Makassar berkomitmen untuk mengawal Aspirasi ini hingga ditemukan titik temu yang tetap menjaga keindahan kota tanpa mematikan mata pencaharian rakyat kecil.

Ketua Umum KAHMI Prof. Dr. Andi Pangerang Moenta Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Claro Hotel Makassar

 


Nuansa Terkini Makassar,– Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Andi Pangerang Moenta menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di Claro Hotel Makassar. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan antar alumni sekaligus memperkuat peran sosial organisasi di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Andi Pangerang Moenta menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah mempertemukan para alumni KAHMI, baik senior maupun generasi muda.


Ia menjelaskan, awalnya kegiatan kebersamaan tersebut dilaksanakan secara sederhana di rumah-rumah anggota. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya alumni yang terlibat, kegiatan tersebut berkembang hingga dilaksanakan di hotel dengan skala yang lebih besar.


“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat silaturahmi antar alumni KAHMI, baik senior maupun junior, agar tetap solid dan terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.


Selain agenda silaturahmi dan buka puasa bersama, KAHMI juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial setiap tahunnya. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, hingga program operasi bibir sumbing bagi anak-anak yang membutuhkan.


Menurutnya, program operasi bibir sumbing tersebut melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga internasional, sehingga pembiayaan dan pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik.


“Sekarang teknologi operasi sudah semakin canggih. Operasi bibir sumbing bisa langsung dipadukan dengan operasi plastik sehingga hasilnya sangat baik dan hampir tidak terlihat bekasnya,” jelasnya.


Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan akademisi, termasuk mantan Rektor Universitas Hasanuddin Idrus Paturusi serta Ketua Senat Universitas Hasanuddin Sobaharuddin Tali.


Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, KAHMI berharap hubungan kekeluargaan antar alumni semakin kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Makassar dan sekitarnya. (Ln/A).

Rabu, 11 Maret 2026

ABG Sidokkes Polres Gowa Hadirkan Harapan, Berikan Alat Bantu Jalan untuk Warga yang Membutuhkan

 


Nuansa Terkini Gowa,- Kepedulian dan rasa kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Sidokkes Polres Gowa melalui program ABG (Ayo Berbagi). Dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polres Gowa, IPTU dr. Anniza Rukmanasari Kemal, S.Ked., personel Sidokkes menyerahkan bantuan alat bantu jalan kepada warga yang mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Rabu (11/3/2026).


Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dengan penuh kehangatan dan rasa empati. Alat bantu jalan yang diberikan diharapkan dapat membantu penerima manfaat untuk kembali bergerak lebih leluasa serta menjalani kehidupan dengan lebih mandiri.


Kasidokkes Polres Gowa menyampaikan bahwa program ABG (Ayo Berbagi) merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang mengalami kesulitan.


“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat menjadi penyemangat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan. Polri akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan,” ungkapnya.


Suasana haru pun terlihat saat bantuan tersebut diterima oleh warga. Rasa syukur dan terima kasih disampaikan kepada jajaran Sidokkes Polres Gowa yang telah memberikan perhatian dan kepedulian.


Melalui kegiatan ini, Polres Gowa berharap semangat berbagi dan saling peduli dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga kebersamaan dan rasa kemanusiaan tetap terjaga dengan baik.


Humas Polres Gowa