Minggu, 12 Juli 2026

Jelajah Sampah Jadi Langkah Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat



Nuansa Terkini Makassar, – Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa launching Bank Sentra Sampah dan Sentra Urban Farming dalam kegiatan Jelajah Sampah, berlokasi di Kecamatan Manggala, Minggu (12/7/2026).


Kegiatan ini menjadi langkah nyata memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus mendorong pengembangan ekonomi sirkular di tingkat wilayah.


Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi plogging yang melibatkan seluruh peserta. Dari kegiatan tersebut berhasil dikumpulkan sebanyak 17 kilogram sampah, yang kemudian dilanjutkan dengan penimbangan sampah, talkshow, Gerakan Pangan Murah, pasar tani, pameran hasil urban farming, hingga kelas praktik dan workshop pengelolaan lingkungan.


Dalam sambutannya, Melinda Aksa mengatakan Kecamatan Manggala memiliki posisi yang sangat strategis dalam transformasi pengelolaan sampah Kota Makassar. 


Selama ini, Manggala dikenal sebagai lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun menurutnya stigma tersebut harus diubah menjadi kawasan yang menjadi contoh pengelolaan sampah terbaik di Kota Makassar.


“Manggala selama ini identik dengan TPA. Ke depan, saya berharap Manggala justru dikenal sebagai kecamatan yang menjadi percontohan dalam memilah sampah. Bukan lagi identik dengan bau dan kotor, tetapi menjadi simbol perubahan menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif,” ujarnya.


Melinda mengungkapkan bahwa upaya tersebut bukanlah hal baru. Sejak tahun 2020, dirinya telah menginisiasi program Makassar Memilah Sampah (MMS) dengan menjadikan Kecamatan Manggala sebagai proyek percontohan dalam membangun budaya pemilahan sampah dari sumbernya.


Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, kegiatan Jelajah Sampah menjadi bentuk kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pertanian dan Perikanan untuk menghadirkan solusi yang terintegrasi.


Pada kesempatan tersebut, Melinda juga meresmikan Bank Sentra Sampah dan Sentra Urban Farming Kecamatan Manggala. Ia menjelaskan, kedua program tersebut merupakan bagian dari penguatan ekonomi sirkular yang tidak hanya mengurangi volume sampah menuju TPA, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.


Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, menargetkan setiap RW memiliki minimal satu fasilitas urban farming dan satu bank sampah sebagai pusat edukasi sekaligus pemberdayaan masyarakat.


“Hasil urban farming nantinya akan diserap oleh Ketahanan Pangan, kemudian didistribusikan kembali kepada masyarakat. Keuntungan yang diperoleh diputar kembali untuk mengembangkan kegiatan urban farming. Jadi, lingkungan menjadi lebih baik, masyarakat juga memperoleh manfaat ekonominya,” jelas Melinda.


Ia juga mengingatkan bahwa pembenahan TPA Manggala saat ini terus dilakukan menyusul sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup yang mengharuskan penghentian sistem open dumping.


Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup bersama Dinas Pekerjaan Umum telah bekerja melakukan penataan kawasan TPA seluas sekitar 12 hektare. Zona-zona yang sudah tidak aktif telah ditutup dengan tanah, sementara pengerjaan zona aktif saat ini telah memasuki tahap akhir.


“Mulai 1 Agustus nanti, sesuai instruksi Kementerian, hanya sampah residu yang boleh masuk ke TPA. Karena itu, keberhasilan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga menjadi sangat penting. Kalau sampah sudah dipilah sejak dari rumah, beban TPA akan berkurang, biaya operasional bisa dihemat, armada pengangkut juga tidak semakin terbebani,” tegasnya.


Melinda berharap gerakan tersebut dapat menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan Kota Makassar yang lebih bersih sekaligus mendukung upaya meraih kembali penghargaan Adipura.


Sementara itu, Camat Manggala Ahmad, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat budaya memilah sampah di tengah masyarakat. Saat ini Kecamatan Manggala telah memiliki satu Bank Sampah Sektoral dan 35 unit bank sampah aktif dengan jumlah nasabah lebih dari 1.000 orang.


“Kami bersama para lurah serta ketua RT dan RW terus turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat agar budaya memilah sampah semakin tumbuh di lingkungan masing-masing,” katanya.


Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmi Budiman menyampaikan bahwa Jelajah Sampah Kota Makassar akan terus digelar secara bergilir di seluruh kecamatan sebagai upaya memperluas edukasi dan membangun partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.


Melalui peluncuran Bank Sentra Sampah dan Sentra Urban Farming di Kecamatan Manggala, Pemerintah Kota Makassar berharap gerakan pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada penanganan di hilir, tetapi dimulai dari rumah tangga sebagai fondasi utama mewujudkan Makassar yang bersih, berkelanjutan, dan berbasis ekonomi sirkular.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Fungsional Pedal Ahli Madya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Camat Manggala, Ketua TP PKK Kecamatan Manggala, jajaran Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, para lurah, serta ketua RT/RW se-Kecamatan Manggala.




Sabtu, 11 Juli 2026

Ketua TP PKK Kota Makassar Hadiri Puncak Peringatan HKG PKK Nasional ke-54, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan PKK



Nuansa Terkini Makassar,– Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Jumat (11/7/2026).


Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian, Pembina TP PKK Pusat Selvi Ananda Rakabuming, jajaran pengurus TP PKK pusat, para menteri Kabinet Merah Putih, kepala daerah, serta ketua TP PKK provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia.


Puncak HKG PKK Nasional ke-54 menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan gerakan PKK dalam mendukung pembangunan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan warga.


Dalam sambutannya, Pembina TP PKK Pusat Selvi Ananda Rakabuming mengajak seluruh kader PKK untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi kekuatan utama organisasi.


Selvi menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Menurutnya, setiap program PKK harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke tingkat dasawisma.


"Kader PKK adalah ujung tombak yang selalu hadir di tengah masyarakat. Teruslah berinovasi, berkolaborasi, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga Indonesia," ujar Selvi.


Sementara itu, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK di Indonesia yang selama puluhan tahun konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pembangunan.


Tri Tito mengatakan, tema HKG PKK tahun ini menjadi pengingat bahwa kekuatan organisasi terletak pada soliditas kader dan kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan zaman.


"PKK harus terus bergerak, memperkuat kualitas keluarga Indonesia melalui edukasi, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, ketahanan pangan, hingga pembentukan karakter generasi penerus bangsa," katanya.


Ia juga mengajak seluruh pengurus TP PKK di setiap daerah untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan agar program-program PKK semakin berdampak luas.


Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menyambut baik berbagai arahan yang disampaikan oleh Pembina dan Ketua Umum TP PKK Pusat. Menurutnya, pesan yang disampaikan menjadi motivasi bagi seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.


Melinda menegaskan, TP PKK Kota Makassar akan terus memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK melalui berbagai inovasi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung program prioritas Pemerintah Kota Makassar.


"Arahan yang disampaikan Ibu Selvi dan Ibu Tri Tito menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan program-program PKK yang inovatif, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga di Kota Makassar. Kolaborasi akan terus kami perkuat agar gerakan PKK semakin berdampak," ujar Melinda.


Melalui keikutsertaan dalam puncak HKG PKK Nasional ke-54, TP PKK Kota Makassar berharap dapat terus memperluas jejaring, berbagi praktik baik dengan daerah lain, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, sehat, dan sejahtera sebagai fondasi pembangunan Kota Makassar.




Jumat, 10 Juli 2026

Dampingi Istri Wapres RI di Paotere, Ketua TP PKK Dorong UMKM Perempuan Pesisir Naik Kelas



Nuansa Terkini Makassar,– Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, memperkenalkan UMKM Perempuan Pesisir dan Sekolah Pesisir Paotere kepada Pelindung Tim Penggerak PKK, Selvi Gibran Rakabuming, saat berkunjung ke kawasan pesisir Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (10/7/2026).


Dalam kunjungan tersebut, Melinda berdama Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina Sudirman mendampingi Selvi Gibran meninjau langsung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dikembangkan TP PKK Kota Makassar bersama warga pesisir.


Kepada Selvi, Melinda menjelaskan bahwa UMKM Perempuan Pesisir menjadi salah satu upaya meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengembangan produk-produk lokal bernilai ekonomi. 


Berbagai produk yang telah dihasilkan di antaranya abon ikan asap, kue kering, roti, hingga aneka kerajinan berbahan limbah ikan.


Melinda juga memperkenalkan Sekolah Pesisir Paotere, sebuah program pendampingan belajar bagi anak-anak yang dilaksanakan setelah jam sekolah. 


Dalam program tersebut, para perempuan pesisir berperan sebagai pendamping belajar yang membantu anak-anak mengembangkan karakter, meningkatkan semangat belajar, serta mendorong mereka untuk terus melanjutkan pendidikan. 


Program ini menjadi wujud kepedulian perempuan pesisir dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi generasi muda.


Selanjutnya, istri Wapres RI yang juga Pelindung Tim Penggerak PKK, Selvi Gibran meninjau berbagai produk unggulan hasil karya warga pesisir, mulai dari kerajinan berbahan kulit dan sisik ikan hingga aneka kuliner khas. 


Ia juga berdialog dengan para pelaku UMKM dan pengelola Sekolah Pesisir mengenai pengembangan usaha serta pemberdayaan masyarakat.


Pada kesempatan itu, Selvi memberikan apresiasi atas kreativitas masyarakat Paotere yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi.


Ia juga berpesan agar kualitas produk UMKM terus ditingkatkan melalui pembinaan yang berkelanjutan, sekaligus mendorong agar pendidikan anak-anak di kawasan pesisir semakin maju.


Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengatakan kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi masyarakat pesisir untuk terus berkembang. Menurutnya, pemberdayaan perempuan melalui UMKM merupakan salah satu kunci dalam memperkuat ekonomi keluarga.


“Harapan kami semakin banyak anak-anak dan ibu-ibu di kawasan pesisir yang mendapatkan pembinaan UMKM agar masyarakat semakin produktif dan kualitas produk-produk UMKM Kota Makassar terus meningkat,” ujar Melinda.


Melinda menegaskan TP PKK Kota Makassar akan terus memperluas pembinaan, pendampingan, hingga promosi bagi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan daya saing produk lokal dan menjangkau pasar yang lebih luas.


Sementara itu, Ketua UMKM Perempuan Pesisir Paotere sekaligus Pendiri Sekolah Pesisir Paotere, Nurung, mengungkapkan masyarakat pesisir kini rutin menerima pelatihan dan pendampingan dari TP PKK Kota Makassar maupun TP PKK Kecamatan setiap bulan. 


Menurutnya, pembinaan tersebut telah mendorong lahirnya berbagai inovasi usaha berbasis potensi lokal.


Ia menjelaskan, para ibu di Paotere memanfaatkan kulit dan sisik ikan menjadi kerajinan tangan seperti bunga hias dan gantungan kunci.


Selain itu, mereka juga mengembangkan produk kuliner khas, di antaranya nasi cempa, ikan asin masak Mandar, sambal tuna berbahan ikan asap, serta berbagai olahan lain yang terus dikembangkan sesuai potensi lokal.


Tak hanya fokus pada penguatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat di Paotere juga menyentuh sektor pendidikan.


Melalui Sekolah Pesisir, anak-anak mendapatkan pendampingan belajar setiap hari dengan dukungan aktif para ibu yang tergabung dalam pengurus PKK. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih berdaya sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga di kawasan pesisir.


Turut hadir pada kegiatan ini Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Asisten Satu Kota Makassar Irwan Bangsawan, Kasatpol PP Kota Makassar Hasanuddin, Camat Ujung Tanah Andi Unru, Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Tanah, Andi Hani Unru, serta Kabid Ops Damkar Kota Makassar Andi Muhammad Cakrawala.




Produk UMKM Binaan Dekranasda Makassar Laris Manis, Hampir Ludes Diborong di Puncak HUT Dekranas ke-46


Nuansa Terkini Makassar, – Produk-produk unggulan UMKM binaan Dekranasda Kota Makassar hampir habis diborong pengunjung pada puncak peringatan HUT Dekranas ke-46 yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).


Sejak pagi hingga sore, booth Dekranasda Kota Makassar dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Antusiasme terlihat dari banyaknya transaksi yang terjadi, sehingga sejumlah produk unggulan ludes terjual sebelum kegiatan berakhir.


Beragam produk khas Makassar ditampilkan, mulai dari kain tenun Lagosi, baju bodo, berbagai perhiasan handmade, tas anyaman, aksesori, bando, hingga aneka produk kerajinan tangan hasil binaan Dekranasda Kota Makassar. Minyak gosok tradisional khas Makassar juga menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari pengunjung.


Tidak hanya masyarakat umum, booth Dekranasda Kota Makassar juga dikunjungi tamu domestik, para bupati, wali kota, gubernur, serta para istri menteri yang hadir dalam rangkaian HUT Dekranas ke-46.


Di antaranya, istri Menteri UMKM, Agustina Hastarini, istri Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dr. Ir. Adinda Yuanita selaku  sekaligus Wakil Ketua Bidang Kemitraan Dekranas Pusat, hingga Ketua Harian Dekranas, Tri Suswati Tito Karnavian, yang turut mengunjungi booth Dekranasda Kota Makassar.


Ketua Dekranasda Kota Makassar turut mendampingi para tamu selama berada di booth. Ia menjelaskan proses pembuatan berbagai produk kerajinan, mulai dari teknik menenun kain Lagosi yang masih dikerjakan secara tradisional hingga proses produksi kerajinan tangan yang melibatkan para pelaku UMKM binaan.


Ia mengatakan tingginya minat pengunjung menjadi bukti bahwa produk UMKM Makassar memiliki kualitas yang mampu bersaing dan semakin diminati pasar nasional.


"Alhamdulillah, antusiasme pengunjung luar biasa. Banyak produk kami yang hampir habis diborong. Ini menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk," ujarnya.


Melinda mengatakan momentum HUT Dekranas menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada para tamu dari berbagai provinsi sekaligus membuka peluang kerja sama pemasaran bagi para perajin.


Dr. Ir. Adinda Yuanita juga terlihat memborong belasan lembar kain Lagosi setelah melihat langsung keunikan motif dan kualitas tenun khas Makassar yang dipamerkan di booth Dekranasda Kota Makassar.


Menurutnya, produk kriya dan wastra daerah seperti kain Lagosi memiliki nilai budaya yang tinggi sekaligus potensi ekonomi yang besar jika terus dikembangkan melalui kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan.


"Saya sangat mengapresiasi produk-produk UMKM binaan Dekranasda Kota Makassar. Kualitasnya sangat baik, memiliki ciri khas yang kuat, dan layak dipromosikan ke pasar yang lebih luas. Kain Lagosi ini juga sangat indah dan memiliki nilai budaya yang tinggi," ujarnya.


Adapun produk yang paling laris selama pameran antara lain kain Lagosi, baju bodo, bando, tas anyaman, perhiasan handmade, serta minyak gosok tradisional. Tingginya penjualan tersebut menjadi bukti bahwa produk UMKM binaan Dekranasda Kota Makassar semakin mendapat tempat di hati masyarakat dan mampu menjadi wajah ekonomi kreatif Kota Makassar.




Malam Ramah Tamah HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas, Melinda Aksa Perkuat Silaturahmi Antar Daerah



Nuansa Terkini Makassar,– Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Malam Ramah Tamah yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).


Kegiatan yang mengusung tema “Religi, Kuliner, dan Destinasi Wisata” ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 yang dipusatkan di Kota Makassar.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming bersama para anggota Seruni Kabinet Merah Putih, para Ketua Dekranasda Se-Indonesia, beserta jajaran OPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.


Malam ramah tamah berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para tamu disuguhkan berbagai kekayaan budaya Sulawesi Selatan, mulai dari peragaan busana wastra khas daerah oleh Dekranasda kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan hingga kuliner khas Sulawesi Selatan.


Kehadiran Melinda Aksa bersama Munafri Arifuddin menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap suksesnya penyelenggaraan dua agenda nasional tersebut, sekaligus memperkuat sinergi antar pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif Sulawesi Selatan.


Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK dari berbagai daerah yang hadir di Sulawesi Selatan. 


Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan perhatian penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan demi memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu.


“Kami bersama seluruh jajaran telah mempersiapkan kegiatan ini sebaik mungkin sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta kepada ibu-ibu PKK yang datang dari seluruh Indonesia,” ujarnya.


Andi Sudirman juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kendala, termasuk kemacetan lalu lintas yang terjadi akibat tingginya antusiasme masyarakat menyambut kehadiran Ibu Wakil Presiden beserta rombongan.


Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi bukti keramahan masyarakat Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah yang menyambut tamu dengan penuh semangat dan kekeluargaan.


“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan yang telah menunjukkan keramahan dan menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh tamu yang hadir,” katanya.


Ia turut menyampaikan doa bagi Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran, beserta jajaran pemerintah pusat agar terus diberikan kemudahan dalam mengemban amanah untuk mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju Indonesia Emas 2045.


Sementara itu Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda mengatakan malam ramah tamah ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan kepada para tamu dari seluruh Indonesia.


“Melalui kebersamaan seperti ini, kita tidak hanya memperkuat hubungan antardaerah, tetapi juga menunjukkan bahwa Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar, memiliki kekayaan wastra, kuliner, dan destinasi wisata yang patut dibanggakan. Semoga seluruh tamu membawa pulang kesan baik tentang keramahan masyarakat Sulawesi Selatan,” ujar Melinda.


Selain menampilkan kekayaan budaya, malam ramah tamah juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Das'ad Latief. 


Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan rasa syukur sebagai landasan dalam menjalankan amanah.


Melalui malam ramah tamah ini, semangat kebersamaan, kolaborasi, dan pelestarian budaya semakin diperkuat. Momentum tersebut juga menjadi ajang memperkenalkan kekayaan wastra, kuliner, serta destinasi wisata Sulawesi Selatan kepada tamu dari seluruh penjuru Indonesia, sekaligus mempererat silaturahmi antardaerah dalam mendukung kemajuan PKK, Dekranas, dan pembangunan nasional.




Kamis, 09 Juli 2026

DEKRANASDA Kota Makassar Dukung Penguatan Industri Kriya Berkelanjutan pada Puncak HUT Dekranas ke-46



Nuansa Terkini Makassar,– Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 yang dirangkaikan dengan Coaching Clinic dan Pameran Kriya Etnik di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar, Kamis (9/7/2026).


Pada kegiatan Coaching Clinic dan Pameran Kriya Etnik berkolaborasi dengan diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan PT Vale Indonesia, PT Antam Tbk, SKK Migas, Pertamina Hulu Mahakam, dan Pertamina EP sebagai upaya mendorong lahirnya bidang usaha baru Dekranas melalui penguatan industri kriya berbasis potensi daerah. Tahun ini, Kota Makassar dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan.


Acara dihadiri Ketua Harian Dekranas, Tri Suswati Tito Karnavian, Wakil Ketua Harian II Dekranas, Sri Suparni Bahlil, Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, jajaran pengurus Dekranas, Dekranasda se-Indonesia, pelaku UMKM, perajin, akademisi, serta mitra industri dari berbagai daerah di Indonesia.


Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Harian Dekranas, Tri Suswati Tito Karnavian. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengembangan industri kerajinan yang memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan.


“Tingginya permintaan terhadap produk kerajinan harus diimbangi dengan perhatian terhadap aspek ramah lingkungan agar ketersediaan bahan baku tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.


Tri Suswati berharap pembinaan terhadap para perajin tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produksi, tetapi juga memperkuat akses pemasaran. Menurutnya, hasil karya para perajin harus mampu hadir dalam berbagai pameran, baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar global.


"Produksi yang dibuat para perajin akan semakin bernilai apabila didukung pemasaran yang baik. Kami berharap produk-produk binaan Kementerian ESDM dapat tampil di berbagai pameran nasional hingga internasional dan membuktikan bahwa kualitas kriya Indonesia mampu bersaing di dunia," ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, serta seluruh mitra perusahaan yang telah mendampingi dan membina para perajin di wilayah Sulawesi Selatan sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi.


Sementara itu, sambutan Ketua Dekranasda Kota Makassar, yang dibacakan oleh Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Makassar, Rosnani Raja asih, mengatakan peringatan HUT Dekranas ke-46 menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pengembangan industri kriya.


“Kami sampaikan ucapan terima kasih Ketua Dekranasda Makassar kepada Kementerian ESDM atas terselenggaranya Coaching Clinic dan Pameran Kriya Etnik yang menghadirkan ruang pembelajaran, kolaborasi, sekaligus promosi bagi para pelaku usaha kriya di Indonesia,” ujarnya.


Menurutnya, perjalanan 46 tahun Dekranas merupakan momentum untuk terus memperkuat peran dalam membina, memberdayakan, dan mempromosikan karya anak bangsa. “Di tengah perkembangan zaman, para perajin dituntut mampu menjaga nilai tradisi sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tren pasar, dan kebutuhan konsumen,” lanjutnya.


Ia menilai Coaching Clinic menjadi wadah yang sangat penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengembangan kualitas produk, inovasi desain, strategi pemasaran, branding, digitalisasi usaha, hingga peningkatan daya saing agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional.


“Pameran Kriya Etnik menjadi etalase kekayaan budaya Indonesia. Setiap karya yang dipamerkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merepresentasikan sejarah, identitas budaya, kearifan lokal, serta kreativitas yang diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya


Bagi Kota Makassar, lanjutnya, pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya menjadi salah satu sektor yang terus didorong melalui pembinaan UMKM, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi produk, kemitraan, dan perluasan akses pasar. 


“Kemajuan industri kriya akan memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.


Dalam Coaching Clinic tersebut, peserta memperoleh berbagai materi, di antaranya membangun brand produk kriya unggulan yang berdaya saing, pengembangan desain, motif dan warna, serta pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). 


Diharapkan melalui pelatihan ini,  para pelaku UMKM dan perajin mampu menghasilkan produk yang semakin inovatif, memiliki identitas yang kuat, terlindungi secara hukum, serta mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.




Booth TP PKK Kota Makassar Diserbu Pengunjung, Produk UMKM Laris di Hari Pertama HKG PKK Nasional ke-54



Nuansa Terkini Makassar,– Booth Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi pada hari pertama peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Kamis (9/7/2026).


Sejak dibuka, booth TP PKK Kota Makassar dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Beragam produk unggulan UMKM yang dipamerkan menarik perhatian peserta HKG PKK kabupaten, kota hingga provinsi se-Indonesia.


Sebagai tuan rumah penyelenggaraan HKG PKK Nasional ke-54, Kota Makassar memiliki daya tarik tersendiri bagi para peserta. Kondisi tersebut turut mendorong tingginya kunjungan ke booth TP PKK Kota Makassar karena banyak tamu ingin melihat secara langsung produk-produk unggulan khas daerah sekaligus mengenal program pemberdayaan UMKM yang dijalankan TP PKK Kota Makassar.


Sejumlah produk UMKM bahkan langsung diborong sehingga beberapa di antaranya habis terjual pada hari pertama pameran.

Booth TP PKK Kota Makassar menjadi salah satu yang paling ramai di antara booth TP PKK provinsi maupun kabupaten/kota. 


Tidak sedikit pengunjung yang berdiskusi langsung dengan para pelaku UMKM mengenai proses produksi, bahan baku, hingga peluang pemasaran produk.


Dalam pameran tersebut, TP PKK Kota Makassar menghadirkan berbagai produk UMKM binaan Pokja II, mulai dari aneka makanan dan minuman olahan, kerajinan tangan, fesyen, aksesori, hingga berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual dan daya saing.


Seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil pembinaan berkelanjutan Pokja II TP PKK Kota Makassar dalam mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai tambah.


Ketua Pokja II TP PKK Kota Makassar, Dra. A. Indrawaty, mengatakan tingginya antusiasme pengunjung menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk.


"Alhamdulillah, respons pengunjung di hari pertama sangat luar biasa. Banyak produk yang langsung diborong sejak pagi. Ini menjadi penyemangat bagi UMKM binaan kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujarnya.


Menurut Indrawaty, keikutsertaan TP PKK Kota Makassar pada HKG PKK Nasional bukan sekadar memeriahkan pameran, tetapi juga menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada peserta dari seluruh Indonesia.


Ia menilai momentum ketika Makassar menjadi tuan rumah HKG PKK Nasional harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperluas jaringan pemasaran UMKM sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai daerah.


"Kami berharap melalui kegiatan ini produk-produk UMKM binaan TP PKK Kota Makassar semakin dikenal, memiliki pasar yang lebih luas, dan mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha serta kesejahteraan keluarga," tambahnya.


Keikutsertaan TP PKK Kota Makassar dalam HKG PKK Nasional ke-54 menjadi wujud komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan UMKM yang inovatif, berdaya saing, dan siap menembus pasar yang lebih luas, sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan ajang nasional tersebut.




Bupati OKI Studi Tiru ke Makassar, Bahas Strategi PAD, Investasi, hingga Infrastruktur

 


Nuansa Terkini Makassar,– Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly menerima kunjungan kerja studi tiru Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, Muchendi Mahzareki, di Ruang Sekda Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (9/7).


Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus bertukar pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), hingga pembangunan infrastruktur.


Sekda Makassar, Andi Zulkifly, mengatakan kondisi fiskal Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar saat ini tetap terjaga dan seimbang meskipun menghadapi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.


"Dari sisi fiskal, kondisi keuangan Kota Makassar tetap terjaga dan seimbang. Walaupun dana transfer dari pemerintah pusat berkurang sekitar Rp500 miliar, kami tetap berupaya menjaga stabilitas keuangan daerah melalui optimalisasi pendapatan dan efisiensi belanja," ujar Andi Zulkifly.


Dalam pertemuan tersebut, Andi Zulkifly juga memaparkan berbagai program prioritas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada periode kepemimpinannya.


Ia menjelaskan, salah satu program strategis adalah pembangunan stadion di kawasan Untia sebagai bentuk komitmen dan kecintaan Wali Kota terhadap sepak bola serta upaya menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif bagi masyarakat Makassar dan klub PSM Makassar.


"Ini merupakan periode pertama Bapak Wali Kota. Salah satu misinya adalah membangun stadion sebagai bentuk kecintaan beliau terhadap sepak bola dan PSM Makassar. Stadion akan dibangun di kawasan Untia dengan pembiayaan murni dari APBD, sementara Dinas Pekerjaan Umum menjadi leading sector pelaksanaannya," jelasnya.


Selain pembangunan stadion, Pemkot Makassar juga menargetkan revitalisasi kawasan Pantai Losari agar kembali menjadi ikon pariwisata dan ruang publik yang membanggakan.


Menurut Andi Zulkifly, Makassar memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan destinasi masyarakat dari berbagai daerah penyangga, seperti Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa.


"Masyarakat Makassar sangat mencintai sepak bola. Di sisi lain, Bapak Wali Kota juga menargetkan mengembalikan marwah Pantai Losari sebagai ikon kota. Makassar menjadi pusat destinasi bagi masyarakat dari daerah penyangga, termasuk Maros dan Gowa. Karena itu, kami terus mendorong pengembangan sektor pariwisata, kuliner, dan investasi," katanya.


Ia menambahkan, realisasi investasi Kota Makassar terus menunjukkan tren positif. Salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar adalah pengembangan kawasan perumahan.


Selain itu, Pemkot Makassar juga terus memperkuat program perlindungan sosial melalui program Mulia Berjasa yang menyasar pekerja rentan serta memastikan cakupan Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan dengan baik.


Andi Zulkifly menegaskan keberhasilan berbagai program pemerintah sangat bergantung pada sosialisasi yang efektif kepada masyarakat.


"Sosialisasi menjadi kunci agar seluruh program pemerintah dapat dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tuturnya.


Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ilir, Muchendi Mahzareki, mengaku sengaja melakukan kunjungan ke Makassar untuk mempererat silaturahmi sekaligus mempelajari berbagai keberhasilan Pemerintah Kota Makassar dalam mengelola pemerintahan.


Ia mengungkapkan telah mengenal Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin sejak sebelum menjabat kepala daerah dan menilai kepemimpinan Munafri membawa banyak inovasi bagi Kota Makassar.


"Saya memang ingin bersilaturahmi ke Makassar sekaligus belajar langsung. Bahkan saya berencana mengajak Wali Kota Palembang untuk berkunjung ke Makassar agar dapat berdiskusi mengenai berbagai program pembangunan yang berhasil dijalankan di sini," ujar Muchendi.


Menurutnya, salah satu pembahasan yang paling menarik adalah strategi Pemkot Makassar dalam meningkatkan PAD yang realisasinya hampir mencapai Rp2 triliun.


"Kami banyak berdiskusi mengenai strategi peningkatan PAD Kota Makassar. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami untuk diterapkan sesuai dengan karakteristik daerah," katanya.


Muchendi juga membandingkan kondisi fiskal daerahnya dengan Kota Makassar. Ia menyebut APBD Kabupaten Ogan Komering Ilir sekitar Rp2,2 triliun sehingga ruang fiskal untuk percepatan pembangunan masih terbatas.


Selain itu, ia turut menanyakan mekanisme bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada pemerintah kabupaten/kota.


"Di Sulawesi Selatan ternyata ada bantuan khusus dari pemerintah provinsi yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Di Sumatera Selatan, pola bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah," jelasnya.


Ia juga mengungkapkan capaian pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Ogan Komering Ilir masih belum mencapai 50 persen dari target karena karakteristik wilayah yang cukup luas.


Dia berharap kunjungan kerja tersebut diharapkan semakin memperkuat kerja sama antardaerah sekaligus menjadi ruang berbagi praktik terbaik dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan. (*).




TP PKK Kota Makassar Bagikan Inovasi Pengelolaan Sampah kepada TP PKK Berbagai Daerah




Nuansa Terkini Makassar,– Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menerima kunjungan studi tiru dari sejumlah TP PKK tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di Gedung TP PKK Kota Makassar, Kamis (9/7/2026). 


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 yang tahun ini dipusatkan di Kota Makassar.


Studi tiru tersebut diikuti rombongan TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Toraja Utara. Kehadiran para peserta bertujuan mempelajari berbagai program unggulan, inovasi, serta tata kelola organisasi yang telah diterapkan TP PKK Kota Makassar.


Rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar. Selain berkeliling melihat fasilitas dan ruang kerja, para tamu juga mendapatkan pemaparan mengenai berbagai program yang telah dijalankan maupun rencana program yang akan dikembangkan ke depan.


Dalam kesempatan tersebut, pengurus TP PKK Kota Makassar memperkenalkan sejumlah inovasi yang mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Mulai dari penguatan administrasi, digitalisasi data, hingga program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.


Sekretaris I TP PKK Kota Makassar, Faridah Kadir, menjelaskan bahwa di bawah arahan Ketua TP PKK Kota Makassar, isu pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama yang terus dikampanyekan secara masif kepada masyarakat.


Ia mengatakan edukasi mengenai pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu bidang, tetapi telah diintegrasikan ke dalam program seluruh Pokja TP PKK Kota Makassar sehingga pelaksanaannya lebih menyeluruh dan berkelanjutan.


"Pengelolaan sampah menjadi perhatian utama kami. Kampanye ini masuk ke seluruh Pokja agar setiap program memiliki kontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan," ujar Faridah.


Ia menjelaskan, sejumlah program yang dijalankan antara lain edukasi Stop Boros Pangan sebagai upaya mengurangi sampah makanan, pelatihan pengelolaan sampah bernilai ekonomi sehingga dapat menghasilkan pendapatan bagi keluarga, hingga berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan kader PKK dan masyarakat.


Faridah juga memperkenalkan program inovasi PKK Goes to School, yang bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan sejak usia dini melalui edukasi langsung kepada para pelajar.


Sementara itu, Sekretaris II TP PKK Kota Makassar, Andi Zubaedah Hafid, menambahkan bahwa TP PKK Kota Makassar juga aktif menggerakkan budaya gotong royong melalui kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan secara rutin bersama kader PKK dan masyarakat.


"Melalui gerakan Jumat Bersih dan Bank Sampah, kami ingin membangun kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Harapannya, seluruh kader PKK dapat menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat sehingga budaya memilah dan mengelola sampah dapat dimulai dari lingkungan keluarga," ujar


Selain itu, Ia mengatakan TP PKK Kota Makassar juga telah meluncurkan Bank Sampah sebagai salah satu langkah nyata dalam mendukung pengurangan volume sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari hasil pengelolaan sampah rumah tangga.


“Seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen Ketua TP PKK Kota Makassar dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal,” ujarnya


Paparan tersebut mendapat apresiasi dari seluruh rombongan yang hadir. Mereka menilai berbagai inovasi yang dijalankan TP PKK Kota Makassar dapat menjadi referensi untuk diterapkan di daerah masing-masing.


Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Wahyu Hernaningsih Seno, mengaku terkesan dengan berbagai capaian TP PKK Kota Makassar, mulai dari kelengkapan administrasi hingga inovasi program yang dinilai sangat sesuai dengan arah kebijakan hasil Rakernas PKK.


"Masya Allah, kami semua sangat kagum. Papan data yang ditampilkan sangat lengkap dan sesuai dengan hasil Rakernas PKK. Ini menjadi studi tiru bagi kami di Provinsi Kalimantan Timur agar semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas program PKK,” ujarnya


Ia juga berkomitmen menjadikan TP PKK Kota Makassar sebagai pilot project dalam program pengelolaan sampah rumah tangga.


“Kami juga sangat terinspirasi dengan pengelolaan sampah yang telah dijalankan TP PKK Kota Makassar. Insya Allah, apa yang kami pelajari hari ini akan menjadi motivasi untuk semakin mengembangkan pengelolaan sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah," ujarnya.


Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Toraja Utara, Damayanti Batti Palimbong. Ia mengapresiasi sambutan hangat serta keterbukaan TP PKK Kota Makassar dalam berbagi pengalaman dan inovasi. 


Menurutnya, berbagai program yang dipaparkan, khususnya terkait pengelolaan sampah, pemberdayaan keluarga, serta penguatan administrasi organisasi, menjadi inspirasi yang sangat bermanfaat dan akan menjadi referensi untuk dikembangkan di Kabupaten Toraja Utara.


"Kami sangat mengapresiasi Ketua TP PKK Kota Makassar beserta pengurusnya. Program-program yang dipaparkan sangat inovatif, terutama pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh Pokja. Ini menjadi inspirasi bagi kami untuk diterapkan di Toraja Utara," ujarnya


Studi tiru ini diharapkan menjadi wadah berbagi praktik baik antar-TP PKK, sehingga mampu mendorong lahirnya inovasi dan memperkuat pelaksanaan program PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di berbagai daerah.




Kapolda Sulsel Buka Rakernis SDM T.A 2026, Tekankan Peran Strategis SDM Wujudkan Polri Presisi



Nuansa Terkini Makassar,- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulsel Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Hotel Harper, Kota Makassar, Kamis (09/07/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta personel perwakilan satuan kerja Mapolda dan jajaran Polres.


Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa tema Rakernis SDM tahun ini, yakni “SDM Unggul, Polri Presisi, RKP 2026 Aman dan Sukses”, bukan sekadar slogan, melainkan refleksi dari tantangan besar yang dihadapi Polri ke depan. Seiring dengan pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026, fungsi SDM memiliki peran yang sangat krusial sebagai fondasi utama dalam menggerakkan roda organisasi Polri.


Kapolda menekankan bahwa SDM merupakan aset terpenting dalam institusi. Terwujudnya Polri yang Presisi sangat bergantung pada kualitas personel yang memiliki kompetensi tinggi, integritas, serta etika profesi yang kuat. Oleh karena itu, fungsi SDM dituntut untuk terus bertransformasi, tidak hanya sebagai fungsi administratif, tetapi menjadi mitra strategis yang proaktif dalam pengembangan karier, peningkatan kesejahteraan, serta pengelolaan talenta di lingkungan Polda Sulsel.


Selain itu, peningkatan kapasitas SDM, perhatian terhadap kesejahteraan dan kesehatan mental personel, serta penguatan integritas dan keteladanan juga menjadi fokus utama dalam mendukung kinerja organisasi yang profesional dan berdaya saing.


Mengakhiri sambutannya, Kapolda Sulsel berharap melalui forum Rakernis ini seluruh peserta dapat melakukan evaluasi terhadap berbagai hambatan yang terjadi sebelumnya, merumuskan solusi inovatif, serta menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.


“Melalui Rakernis ini, saya harap seluruh pengemban fungsi SDM mampu menghasilkan langkah-langkah strategis yang konkret guna mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta keberhasilan pelaksanaan Rapat Kerja Keknis Tahun 2026,” tegas Kapolda.

Rabu, 08 Juli 2026

TP PKK Kota Makassar Bagikan Inovasi Pengelolaan Sampah kepada TP PKK Berbagai Daerah



Nuansa Terkini Makassar,– Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menerima kunjungan studi tiru dari sejumlah TP PKK tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di Gedung TP PKK Kota Makassar, Kamis (9/7/2026). 


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 yang tahun ini dipusatkan di Kota Makassar.


Studi tiru tersebut diikuti rombongan TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Toraja Utara. Kehadiran para peserta bertujuan mempelajari berbagai program unggulan, inovasi, serta tata kelola organisasi yang telah diterapkan TP PKK Kota Makassar.


Rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar. Selain berkeliling melihat fasilitas dan ruang kerja, para tamu juga mendapatkan pemaparan mengenai berbagai program yang telah dijalankan maupun rencana program yang akan dikembangkan ke depan.


Dalam kesempatan tersebut, pengurus TP PKK Kota Makassar memperkenalkan sejumlah inovasi yang mendukung pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Mulai dari penguatan administrasi, digitalisasi data, hingga program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga.


Sekretaris I TP PKK Kota Makassar, Faridah Kadir, menjelaskan bahwa di bawah arahan Ketua TP PKK Kota Makassar, isu pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama yang terus dikampanyekan secara masif kepada masyarakat.


Ia mengatakan edukasi mengenai pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu bidang, tetapi telah diintegrasikan ke dalam program seluruh Pokja TP PKK Kota Makassar sehingga pelaksanaannya lebih menyeluruh dan berkelanjutan.


"Pengelolaan sampah menjadi perhatian utama kami. Kampanye ini masuk ke seluruh Pokja agar setiap program memiliki kontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan," ujar Faridah.


Ia menjelaskan, sejumlah program yang dijalankan antara lain edukasi Stop Boros Pangan sebagai upaya mengurangi sampah makanan, pelatihan pengelolaan sampah bernilai ekonomi sehingga dapat menghasilkan pendapatan bagi keluarga, hingga berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan kader PKK dan masyarakat.


Faridah juga memperkenalkan program inovasi PKK Goes to School, yang bertujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan sejak usia dini melalui edukasi langsung kepada para pelajar.


Sementara itu, Sekretaris II TP PKK Kota Makassar, Andi Zubaedah Hafid, menambahkan bahwa TP PKK Kota Makassar juga aktif menggerakkan budaya gotong royong melalui kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan secara rutin bersama kader PKK dan masyarakat.


"Melalui gerakan Jumat Bersih dan Bank Sampah, kami ingin membangun kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Harapannya, seluruh kader PKK dapat menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat sehingga budaya memilah dan mengelola sampah dapat dimulai dari lingkungan keluarga," ujar


Selain itu, Ia mengatakan TP PKK Kota Makassar juga telah meluncurkan Bank Sampah sebagai salah satu langkah nyata dalam mendukung pengurangan volume sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari hasil pengelolaan sampah rumah tangga.


“Seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen Ketua TP PKK Kota Makassar dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal,” ujarnya


Paparan tersebut mendapat apresiasi dari seluruh rombongan yang hadir. Mereka menilai berbagai inovasi yang dijalankan TP PKK Kota Makassar dapat menjadi referensi untuk diterapkan di daerah masing-masing.


Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Wahyu Hernaningsih Seno, mengaku terkesan dengan berbagai capaian TP PKK Kota Makassar, mulai dari kelengkapan administrasi hingga inovasi program yang dinilai sangat sesuai dengan arah kebijakan hasil Rakernas PKK.


"Masya Allah, kami semua sangat kagum. Papan data yang ditampilkan sangat lengkap dan sesuai dengan hasil Rakernas PKK. Ini menjadi studi tiru bagi kami di Provinsi Kalimantan Timur agar semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas program PKK,” ujarnya


Ia juga berkomitmen menjadikan TP PKK Kota Makassar sebagai pilot project dalam program pengelolaan sampah rumah tangga.


“Kami juga sangat terinspirasi dengan pengelolaan sampah yang telah dijalankan TP PKK Kota Makassar. Insya Allah, apa yang kami pelajari hari ini akan menjadi motivasi untuk semakin mengembangkan pengelolaan sampah sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah," ujarnya.


Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Toraja Utara, Damayanti Batti Palimbong. Ia mengapresiasi sambutan hangat serta keterbukaan TP PKK Kota Makassar dalam berbagi pengalaman dan inovasi. 


Menurutnya, berbagai program yang dipaparkan, khususnya terkait pengelolaan sampah, pemberdayaan keluarga, serta penguatan administrasi organisasi, menjadi inspirasi yang sangat bermanfaat dan akan menjadi referensi untuk dikembangkan di Kabupaten Toraja Utara.


"Kami sangat mengapresiasi Ketua TP PKK Kota Makassar beserta pengurusnya. Program-program yang dipaparkan sangat inovatif, terutama pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh Pokja. Ini menjadi inspirasi bagi kami untuk diterapkan di Toraja Utara," ujarnya


Studi tiru ini diharapkan menjadi wadah berbagi praktik baik antar-TP PKK, sehingga mampu mendorong lahirnya inovasi dan memperkuat pelaksanaan program PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di berbagai daerah.




Senin, 06 Juli 2026

HUT ke-67 Maros Diperingati Sederhana, Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan Rp8,5 Milia

 


Nuansa Terkini Maros,- Kabupaten Maros memperingati hari jadinya yang ke-67 dengan menggelar rapat paripurna DPRD Maros pada Selasa (7/7/2026). Peringatan tahun ini berlangsung secara sederhana sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan efisiensi anggaran.


Meski digelar tanpa mengundang banyak tamu dari luar daerah, acara tersebut tetap dihadiri sejumlah kepala daerah di Sulawesi Selatan. Di antaranya Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau dan Bupati Wajo Andi Rosman yang hadir mengenakan pakaian adat. Turut hadir pula Gubernur Sulawesi Selatan bersama jajaran pemerintah daerah.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan menyerahkan sejumlah bantuan untuk Kabupaten Maros. Bantuan terbesar berupa bantuan keuangan senilai Rp8,5 miliar yang akan dimanfaatkan untuk pembebasan lahan proyek duplikasi jembatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan infrastruktur di daerah.


Peringatan HUT ke-67 Maros menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (***).

Kamis, 02 Juli 2026

Kapolda Sulsel Hadiri Syukuran Peringatan HUT PP Polri ke-27 Tahun 2026

 


Nuansa Terkini Makassar,- Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., didampingi Pejabat Utama Polda Sulsel, menghadiri kegiatan syukuran dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan (PP) Polri ke-27 Tahun 2026.


Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Soebarkah SPN Polda Sulsel pada Kamis (02/07/2026), dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan antara anggota Polri aktif dan para purnawirawan.


Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi serta pengabdian para purnawirawan Polri yang telah memberikan kontribusi besar selama bertugas di institusi Kepolisian. Ia juga menegaskan bahwa meskipun telah purna tugas, para purnawirawan tetap memiliki peran strategis dalam mendukung tugas-tugas Polri di tengah masyarakat.


“Para purnawirawan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Polri. Semangat, pengalaman, dan jiwa pengabdian yang terus dijaga oleh PP Polri menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjalankan tugas serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Kapolda.


Lebih lanjut, Kapolda berharap momentum peringatan HUT PP Polri ke-27 ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi, memperkuat sinergi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antara anggota Polri aktif dan para purnawirawan dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.


Kegiatan syukuran tersebut juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur serta harapan agar seluruh keluarga besar Polri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.