Rabu, 29 April 2026

Matangkan Persiapan Idul Adha, Polres Gowa Bentuk Panitia Qurban

 


Nuansa Terkini Gowa, - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, Polres Gowa menggelar rapat panitia qurban yang berlangsung di ruang kerja Wakapolres Gowa. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Gowa KOMPOL Gani, S.H., M.H dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Gowa, Rabu (29'4/2026).


Rapat ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan dan koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan qurban di lingkungan Polres Gowa berjalan tertib, aman, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.


Dalam arahannya, Wakapolres Gowa menekankan pentingnya kerja sama seluruh panitia agar pelaksanaan qurban dapat berlangsung dengan baik, mulai dari pengumpulan hewan qurban, proses penyembelihan, hingga pendistribusian daging kepada masyarakat.


“Kegiatan qurban ini bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan harus dipersiapkan secara matang dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar KOMPOL Gani.


Ia juga menambahkan bahwa momentum Idul Adha menjadi sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan rasa empati kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.


Melalui rapat ini, diharapkan seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan qurban di Polres Gowa dapat berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.


Humas Polres Gowa

Ditreskrimsus Polda Sulsel Borong Dua Penghargaan Nasional di Rakernis Kortastipidkor Polri 2026

 


Nuansa Terkini Jakarta, – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kortastipidkor Polri Tahun Anggaran 2026 yang dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.,  berlangsung di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Ditreskrimsus Polda Sulsel berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dari Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Mabes Polri.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kakortastipidkor Polri, Irjen Pol. Drs. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., kepada Dirreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol. Dr. Andri Ananta Yudhistira, S.I.K., M.H., sebagai bentuk pengakuan atas kinerja unggul dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2025.


Adapun dua penghargaan yang diraih meliputi:

Peringkat II Nasional dalam Pengembalian Kerugian Keuangan Negara, serta

Peringkat IV Nasional dalam Penyelesaian Perkara Tipikor Tahun 2025.


Prestasi ini menunjukkan bahwa Ditreskrimsus Polda Sulsel tidak hanya fokus pada aspek penindakan hukum semata, tetapi juga berhasil mengoptimalkan pemulihan kerugian negara sebagai bagian penting dari penegakan hukum yang berkeadilan dan berdampak nyata bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Kakortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan indikator keberhasilan satuan kerja dalam menjalankan fungsi pemberantasan korupsi secara komprehensif.


“Keberhasilan dalam penyelesaian perkara harus sejalan dengan upaya pengembalian kerugian negara. Ini menjadi tolok ukur penting dalam menilai efektivitas penanganan perkara tipikor di seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kepolisian, khususnya fungsi Reskrimsus, untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas penyidikan dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.


Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Andri Ananta Yudhistira, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel Ditreskrimsus Polda Sulsel, termasuk dukungan dari jajaran Polres serta sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.


“Penghargaan ini bukan hanya milik pimpinan, tetapi hasil kerja keras seluruh tim. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penanganan perkara tipikor, mempercepat penyelesaian perkara, serta mengoptimalkan pengembalian kerugian negara demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk kejaksaan, auditor, serta lembaga pengawas internal, guna memastikan setiap proses penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, khususnya dalam implementasi KUHP dan KUHAP terbaru.


Rakernis Kortastipidkor Polri Tahun 2026 sendiri mengangkat tema “Penguatan Peran Kortastipidkor Polri dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional untuk Mengawal Program Prioritas Pemerintah”. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh jajaran Tipidkor Polri untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas penyidik, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi secara nasional.


Selain penyerahan penghargaan, Rakernis juga diisi dengan berbagai agenda penting, antara lain evaluasi kinerja penanganan perkara tipikor tahun sebelumnya, pembahasan tantangan implementasi regulasi baru, serta penyusunan strategi penegakan hukum yang lebih efektif dan akuntabel.


Dengan capaian ini, Ditreskrimsus Polda Sulsel diharapkan mampu mempertahankan tren positif serta meningkatkan peringkat di tahun-tahun mendatang. Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat posisi Polda Sulsel sebagai salah satu satuan kerja yang berkontribusi signifikan dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.


Rakernis tipidkor dihadiri langsung oleh seluruh Dirreskrimsus, Kasubdit Tipikor dan Kanit Tipikor jajaran Polda seindonesia. (*)





DPRD Makassar Desak Percepatan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Utara








Nuansa Teekini Makassar,– Komisi B DPRD Kota Makassar bersama Plt Direksi Perumda Air Minum Makassar melakukan peninjauan jaringan pipa air di Jalan Urip Sumoharjo, Rabu (29/4/2026).


Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan persoalan krisis air bersih di wilayah utara Makassar yang selama ini dikeluhkan warga dapat segera teratasi. Masalah tersebut juga menjadi perhatian khusus Wali Kota Makassar.


Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama dengan Plt Direksi Perumda Air Minum yang baru dalam menyelesaikan persoalan klasik yang telah berlangsung bertahun-tahun.


“Kita ingin memastikan ada solusi konkret untuk masyarakat utara kota. Setelah itu, kita akan kaji secara menyeluruh di mana letak permasalahannya, lalu kita perintahkan PDAM untuk membangun dan mengoptimalkan jaringan pipa,” ujarnya.


Sementara itu, Plt Direktur Perumda Air Minum Makassar, Andi Syahrum Makkarudde, menyatakan pihaknya akan mengupayakan optimalisasi sumber air untuk wilayah utara agar distribusi dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.


“Kita ingin persoalan ini tuntas, bukan sekadar menjadi obat penenang bagi warga. Kendalanya selama ini adalah debit air yang disuplai ke utara tidak mencukupi. Ini yang sedang kita carikan alternatif solusinya,” jelasnya.


Ia menambahkan, salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah memaksimalkan pompa dari Panaikang. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak ketiga sebelum menindaklanjuti langkah teknis di lapangan.


“Peninjauan di Jalan Urip Sumoharjo ini untuk memastikan jaringan pipa sebenarnya sudah tersedia, namun aliran airnya belum sampai ke utara,” katanya.


Menurutnya, terdapat tiga alternatif sumber suplai air yang tengah dikaji, yakni dari Somba Opu, Moncong Loe, atau Panaikang. Pihaknya berkomitmen memilih solusi paling efektif mengingat waktu yang terbatas.


“Kami hanya punya waktu sekitar enam bulan. Mudah-mudahan sebelum lima bulan persoalan ini sudah bisa dituntaskan,” tambahnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, menegaskan agar pihak ketiga yang terlibat tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata tanpa memperhatikan kepentingan masyarakat.


“Jangan hanya memikirkan uang lalu mengorbankan warga utara. Mereka ditunjuk untuk menyelesaikan persoalan PDAM yang sudah lebih dari 10 tahun tanpa solusi,” tegasnya.


Basdir juga menyoroti ketimpangan distribusi air yang dinilai masih terjadi, di mana wilayah tertentu justru mendapatkan pasokan air berlebih dibandingkan kawasan utara.


“Kalau jaringan sudah bagus, tinggal bagaimana suplai airnya. Jangan hanya daerah elit yang kebagian banyak air, sementara warga di utara untuk kebutuhan dasar saja kesulitan,” ujarnya.


Komisi B, lanjutnya, akan segera memanggil pihak ketiga untuk dimintai komitmen. Jika tidak ada kejelasan terkait keberlanjutan kerja sama, DPRD tidak segan melakukan evaluasi total terhadap kontrak yang ada.


“Kita akan panggil pihak ketiga, bahkan menghadirkan ahli hukum jika diperlukan. Kalau tidak ada komitmen, kita evaluasi total kerja samanya,” tutupnya. (*)




Ketua TP PKK Makassar Tinjau Sejumlah Posyandu pada Hari Posyandu Nasional



Nuansa Terkini Makassar,– Dalam rangka memperingati Hari Posyandu Nasional, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan ke sejumlah posyandu di Kota Makassar, Rabu (29/4/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TP PKK Makassar dalam memastikan pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak berjalan optimal di tingkat masyarakat.


Kunjungan pertama dilakukan di Posyandu Palm II B yang berada di Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar. Kehadiran Melinda Aksa disambut langsung oleh camat, Ketua TP PKK Kecamatan Makassar, serta jajaran setempat.


Dalam kunjungan tersebut, Melinda Aksa tampak berinteraksi langsung dengan masyarakat yang hadir, khususnya para ibu dan balita yang mengikuti layanan posyandu.


Ia bahkan turut membantu langsung proses penimbangan dan pengukuran tinggi badan anak sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang.


Melinda juga memberikan perhatian khusus kepada para ibu agar rutin membawa anaknya ke posyandu guna memantau kondisi kesehatan secara berkala.


Tidak hanya itu, ia turut menyemangati para kader PKK dan kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.


“Terima kasih banyak ibu-ibu semua, tetap semangatki jalankan tugas ta. Peran ta ini penting sekali untuk kesehatan ibu dan anak di lingkungan,” ujar Melinda menyemangati para kader posyandu di sela kegiatan.


Usai dari Kecamatan Makassar, Melinda melanjutkan kunjungan ke Posyandu Puring III di Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso.


Di lokasi tersebut, Melinda Aksa disambut oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, camat, Ketua TP PKK Kecamatan Mariso, serta jajaran pengurus lainnya.


Pada kesempatan itu, Melinda kembali meninjau langsung proses pelayanan posyandu, mulai dari pendaftaran, penimbangan, hingga pemberian makanan tambahan bagi balita.


Ia juga berdialog dengan para kader dan masyarakat untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan posyandu.


Melinda menegaskan bahwa posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya ibu dan anak.


“Semoga posyandu dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.


Melinda menyampaikan TP PKK Kota Makassar saat ini tengah melakukan identifikasi terhadap seluruh posyandu di Makassar.


“Kita identifikasi guna mendorong transformasi menjadi posyandu era baru sesuai program pemerintah pusat. Diharapkan semakin banyak posyandu terpadu sehingga memberikan layanan lebih komprehensif dan terintegrasi,” ujarny.


Di waktu yang sama, Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Indira Purnamasri, bersama pengurus lainnya juga melakukan kunjungan ke Posyandu Kenangan 1 B di Kecamatan Mamajang serta Posyandu Era Baru 7.A di Kecamatan Tamalate.


Dalam kunjungannya, Indira turut memantau pelaksanaan layanan kesehatan serta memberikan motivasi kepada kader posyandu agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Terima kasih atas kerja keras ta semua. Tetap semangatki jalankan tugas, karena dari tangan ta semua ini, banyak anak-anak bisa tumbuh sehat dan terpantau dengan baik. Ini kerja besar dan sangat berarti,” ujar Indira.


Kunjungan ini menegaskan komitmen TP PKK Kota Makassar dalam memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendorong transformasi menuju posyandu era baru yang lebih optimal, terintegrasi, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.




Sekda Makassar Minta KORPRI Aktif Dukung Pengelolaan Sampah dan Smart City

 


Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan pentingnya profesionalisme, adaptasi, dan percepatan pelaksanaan program kerja bagi seluruh pengurus KORPRI.


Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Makassar Andi Zulkifly saat memberikan arahan dalam acara Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Unit Kerja lingkup Pemerintah Kota Makassar ganti antar waktu masa bakti 2022–2027 di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (29/4).


Ketua Dewan Pengurus KORPRI Makassar Andi Zulkifly menyebut momentum pengukuhan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi KORPRI di setiap perangkat daerah.


“Ini adalah momen yang sangat strategis. Dengan bertambahnya pengurus KORPRI di setiap unit kerja, maka program kerja harus segera dijalankan secara maksimal,” ujar Sekda Makassar, Andi Zulkifly.


Zulkifly yang juga Sekda Makassar ini mengingatkan KORPRI sebagai wadah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus mampu bertransformasi menjadi organisasi modern yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.


“Organisasi ini harus berubah. Tidak lagi seperti dulu, tetapi menjadi organisasi yang modern, profesional, dan mampu menjawab tantangan,” tegasnya.


Mantan Camat Ujung Pandang ini juga menyoroti sejumlah agenda besar yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, termasuk kesiapan Kota Makassar sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional yang rencananya digelar pada Agustus mendatang.


“Kita akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat nasional. Ini membutuhkan komitmen dan kerja sama kita semua agar pelaksanaannya berjalan sukses,” katanya.


Selain itu, ia meminta seluruh pengurus KORPRI untuk mendukung penuh program prioritas Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam pengelolaan sampah di lingkungan kantor.


“Saya minta setiap unit kerja mulai melakukan pemilahan sampah di kantor masing-masing. ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam mendukung program pemerintah,” ujarnya.


Zul--sapaan akrabnya--juga mendorong pembentukan koperasi KORPRI sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan anggota sekaligus menjadi contoh pengelolaan ekonomi yang efektif.


“KORPRI harus menjadi pelopor dalam pemberdayaan ekonomi melalui koperasi. Ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan anggota,” tambahnya.


Tak kalah penting, Andi Zulkifly menekankan percepatan digitalisasi dalam mendukung visi Makassar sebagai kota pintar (smart city). Ia meminta setiap perangkat daerah aktif memanfaatkan media sosial untuk menyosialisasikan program kerja.


“Tidak boleh lagi ada organisasi yang tidak memanfaatkan teknologi. Semua program harus disampaikan secara digital agar lebih efektif dan menjangkau masyarakat luas,” tegasnya.


Lebih jauh, ia mengingatkan seluruh pengurus untuk menjaga citra dan nama baik KORPRI sebagai organisasi yang menjadi garda terdepan dalam mendukung kebijakan pemerintah.


“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Segera susun dan jalankan program kerja, serta jaga nama baik KORPRI,” pungkasnya. (*)




Selasa, 28 April 2026

Melinda Aksa Tinjau Posyandu ICD Nusa Indah, Tekankan Pentingnya Gizi dan Layanan Dasar Keluarga



Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, melakukan kunjungan ke Posyandu ICD Nusa Indah 5 B yang berlokasi di Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Selasa (28/4/2026). 


Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan peran Posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat yang menyentuh langsung keluarga.


Dalam kegiatan tersebut, pelayanan Posyandu dirangkaikan dengan penyerahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa hasil olahan yang ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi balita. PMT ini diharapkan dapat membantu mencegah stunting serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di tingkat keluarga.


Selain itu, PMT juga diberikan kepada lansia sebagai upaya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi kelompok usia lanjut.


Melinda Aksa menekankan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak. Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif para kader yang terus konsisten memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Kegiatan Posyandu bukan hanya rutinitas bulanan, tetapi menjadi ruang edukasi bagi orang tua untuk memahami pentingnya gizi, kesehatan, dan pola asuh anak. Ini adalah fondasi dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Posyandu ICD Nusa Indah 5 B, Nurwahidah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kunjungan Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama rombongan.


“Kami sangat bersyukur dan bangga atas perhatian yang diberikan kepada Posyandu kami. Kehadiran Ibu Ketua menjadi penyemangat bagi kami para kader untuk terus meningkatkan pelayanan, khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan pemberian gizi yang baik melalui PMT,” ujarnya.


Ia berharap dengan dukungan dari pemerintah dan TP PKK, Posyandu ICD Nusa Indah 5 B dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.


Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Tallo, Andi Husni bersama Ketua TP PKK Kecamatan Tallo, Dian Friani Husni, Kepala Dinas DP2 Kota Makassar, Aulia Arsyad, Sekretaris TP PKK Kota Makassar, Faridah Kadir, serta para pengurus Pokja IV TP PKK Kota Makassar dan pengurus PKK Kecamatan Tallo.


Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan masyarakat berbasis keluarga. 


Melalui kunjungan tersebut, TP PKK Kota Makassar berharap Posyandu terus diperkuat sebagai pusat layanan terpadu yang tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga edukasi dan pemberdayaan keluarga.


Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TP PKK Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

Bunda PAUD Kota Makassar Tekankan Peran Keluarga dalam Penguatan PAUD Inklusif



Nuansa Terkini Makassar,– Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan pentingnya penguatan peran keluarga dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas hidup anak sejak usia dini. 


Hal itu diungkapkan saat membuka kegiatan pendampingan penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak dengan tema parenting pada satuan PAUD Makassar inklusif, berlangsung di Hotel Vasaka Makassar, Selasa (28/04/2026).


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar (DP3A) berkolaborasi dengan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar. Dihadiri oleh kepala sekolah serta para pendidik PAUD se-Kota Makassar.


Dalam sambutannya, Melinda Aksa menekankan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas. 


“Pada fase ini, perkembangan otak anak berlangsung sangat pesat sehingga membutuhkan stimulasi yang tepat serta lingkungan yang mendukung,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa peran orang tua, pendidik, dan lingkungan sekitar menjadi sangat penting dalam memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. 


“PAUD inklusif bukan sekadar menerima keberagaman anak, tetapi memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang tanpa diskriminasi,” ujarnya.


Komitmen terhadap masa depan anak, lanjutnya, juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar yaitu “Makassar Unggul, Inklusif, Aman dan Berkelanjutan”. 


“Misi pemerintah kota dalam meningkatkan akses pelayanan dan perlindungan bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas juga menjadi landasan kuat dalam pengembangan PAUD inklusif di Kota Makassar,” ujarnya.


Melinda juga menekankan bahwa PAUD tidak dapat berdiri sendiri. Dibutuhkan sinergi antara orang tua dan guru, antara sekolah dan masyarakat, serta antara pemerintah kota dan lembaga layanan anak.


“Melalui kegiatan ini, kamii berharap para orang tua dan pendidik dapat semakin memahami pentingnya pola pengasuhan atau parenting yang positif, penuh kasih sayang, serta responsif terhadap kebutuhan anak,” ucanya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru PAUD dan tenaga kependidikan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendidik anak-anak dengan penuh kesabaran dan cinta.


Sementara itu, Kepala DP3A Kota Makassar, Ita Anwar, menyampaikan bahwa penyusunan konsep parenting pada satuan PAUD inklusif sangat penting agar orang tua dan pendidik memiliki pemahaman yang tepat dalam mendampingi anak tanpa diskriminasi.


“Pemerintah Kota Makassar melalui DP3A terus berupaya menghadirkan program yang mendukung peningkatan kualitas hidup anak, termasuk melalui kegiatan pendampingan dan pengembangan lembaga layanan anak,” tambahnya 


Dalam kesempatan tersebut, Ita Anwar juga menyerahkan setangkai bunga mawar kepada Bunda PAUD Kota Makassar dan para peserta sebagai simbol semangat perjuangan perempuan, terinspirasi dari sosok R. A. Kartini.


Kegiatan ini turut menghadirkan para narasumber dari kalangan psikolog, di antaranya Eva Meizara Puspita Dewi yang membawakan materi tentang membangun ekosistem parenting inklusif di PAUD, serta Zaenab Pontoh yang membahas strategi praktis penanganan anak berkebutuhan khusus melalui kolaborasi guru dan orang tua.


Melalui pemaparan kedua narasumber tersebut, peserta mendapatkan berbagai contoh kasus serta penanganan praktis yang dapat diterapkan langsung di kelas inklusif, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kota Makassar.




Senin, 27 April 2026

Sekda Makassar: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Wujudkan Asta Cita

 


Nuansa Terkini Makassar,— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Senin (27/4). 


Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.


Dalam sambutan tersebut, Menteri Dalam Negeri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.


“Melalui momentum yang berbahagia ini, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia,” ujar Andi Zulkifly saat membacakan sambutan Mendagri.


Mendagri juga menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antartingkatan pemerintahan dalam mewujudkan cita-cita nasional. Hal tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.


“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan sebuah keniscayaan untuk mencapai cita-cita bangsa. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan tercapai secara optimal,” lanjutnya.


Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa kesatuan visi, arah kebijakan strategis, serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas, sebagaimana ditegaskan Presiden Prabowo Subianto.


Selain itu, terdapat sejumlah hal strategis yang menjadi perhatian, di antaranya penguatan program prioritas nasional, reformasi birokrasi berbasis hasil dengan dukungan digitalisasi, peningkatan kemandirian fiskal daerah, serta penguatan kolaborasi antardaerah.


“Pemerintah daerah tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan kondisi dan potensi lokal agar pembangunan dapat berjalan secara adil dan merata,” katanya.


Di akhir sambutan, Mendagri juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas daerah melalui penguatan sumber daya manusia aparatur, optimalisasi keuangan daerah, serta reformasi kelembagaan dan tata kelola pemerintahan.


Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel, serta mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


"Jadi kita harap pemda dan pemerintah pusat perkuat komitmen yang orientasi pada pelayanan publik," tegasnya. (*).




Jumat, 24 April 2026

Komisi B DPRD Makassar Sidak Toko Minol dan THM, Pastikan Izin dan Pajak Tertib



Nuansa Terkini Makassat,– Komisi B DPRD Kota Makassar didampingi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar sejumlah toko minuman beralkohol (minol) dan tempat hiburan malam (THM), Sabtu (25/4/2026) malam.


Sidak ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan perizinan usaha serta kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, didampingi sejumlah anggota Komisi B, di antaranya Hj Umiyati, Hj Irmawati Sila, Basdir, Irfan Malluserang, Rezky, dan Arifin Majid.


Beberapa lokasi yang disambangi dalam sidak ini antara lain Toko Satu Satu, Holywood, Helens, dan Onyx. Di setiap lokasi, tim melakukan pemeriksaan dokumen perizinan serta memastikan kepatuhan terhadap kewajiban pajak daerah.


Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, mengungkapkan bahwa sidak ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan minuman beralkohol tanpa izin resmi, serta pengawasan terhadap kepatuhan pelaku usaha hiburan malam dalam membayar pajak daerah.


“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan di beberapa lokasi malam ini semuanya kooperatif. Namun, kami tetap akan memanggil kembali para pelaku usaha untuk mengikuti rapat dengar pendapat guna lebih mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar,” ujar Ismail.


Sementara itu, Kabid Pajak Daerah Bapenda Kota Makassar, Muhammad Ambar Sallatu, menyampaikan bahwa pihaknya turut mendampingi Komisi B dalam sidak tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan untuk peningkatan PAD.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi (monev) antara Bapenda bersama Komisi B DPRD Makassar.


“Dari beberapa tempat hiburan malam yang kami sidak, berdasarkan data yang ada, seluruhnya terpantau patuh dalam melakukan pembayaran pajak. Ini tentu menjadi indikator positif dalam upaya peningkatan PAD Kota Makassar,” ungkapnya.


Meski demikian, pemerintah bersama DPRD akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan seluruh pelaku usaha tetap konsisten dalam memenuhi kewajibannya, baik dari sisi perizinan maupun kontribusi terhadap pendapatan daerah.


Sidak ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha serta menciptakan iklim usaha yang tertib, transparan, dan berkontribusi maksimal terhadap pembangunan Kota Makassar. (*).




Atlet Karate Sulsel Bertolak ke Jakarta, Siap Ukir Prestasi di Seleksi Nasional

 


Nuansa Terkini Makassar,— Langit subuh di Makassar menjadi saksi pelepasan penuh haru dan semangat bagi para atlet Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Provinsi Sulawesi Selatan. 


Bertempat di Bandara Sultan Hasanuddin, Jumat (24 April 2026) pukul 03.30 WITA, sebanyak delapan atlet resmi diberangkatkan untuk mengikuti seleksi tingkat nasional di Jakarta.


Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel, Muhammad Ridwan, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Inkanas Provinsi Sulawesi Selatan. 


Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat juang, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.


“Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang pembuktian diri dan kehormatan daerah. Tunjukkan bahwa Sulawesi Selatan memiliki atlet-atlet terbaik,” pesan Dansat penuh motivasi.


Adapun delapan atlet yang diberangkatkan terdiri dari berbagai kategori, baik kata maupun kumite, yakni Muh. Rafly Saputra (Kata Perorangan Senior), Muh. Faisal Affandi (Kumite -76 Junior Putra), Dewie Aryalinisa Ruslan, Aqilah Ha’ilah Hasfan, dan Aliya Dhyka Fadillah (Kata Beregu Junior Putri), Anissa Faniya MP (Kumite -66 Putri Junior), Alnaufal Pratama Haidar (Kumite -70 Putra Cadet), serta Dzaky Hafiz (Kumite +76 Putra Junior). Mereka didampingi oleh pelatih Zulhadra.


Selain para atlet, dua wasit/juri dari Inkanas Sulsel juga turut diberangkatkan untuk bertugas dalam seleksi nasional, yakni H. Muslimin Russeng dan H. Rahyuddin.


Seleksi nasional ini menjadi gerbang penting bagi para atlet untuk bergabung dalam tim Pengurus Besar Inkanas. Bagi mereka yang berhasil lolos, akan langsung mengikuti training center di Jakarta sebagai persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional PB Forki yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 13 Mei 2026 di Bandung.


Kegiatan pelepasan ini juga dihadiri oleh sejumlah pengurus Inkanas Sulsel, di antaranya Edward Putra selaku Ketua Harian 2, Nur Alam sebagai Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH), serta Ruslan Maros yang merupakan anggota MSH.


Dengan doa dan harapan yang mengiringi, keberangkatan para atlet ini menjadi simbol tekad dan kebanggaan daerah. Mereka tak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengusung harapan besar masyarakat Sulawesi Selatan untuk kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. (Ag)

Kapolres Gowa Ucapkan Selamat Harlah ke-92 Gerakan Pemuda Ansor

 


Nuansa Terkini Gowa,- Kepala Kepolisian Resor Gowa, Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si beserta staf dan jajaran Polres Gowa menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor, Jumat (24/4/2026).


Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Gerakan Pemuda Ansor dalam menjaga persatuan, keutuhan bangsa, serta peran aktifnya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.


Dalam momentum peringatan tahun ini, Kapolres Gowa menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan seluruh elemen pemuda dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat semangat kebangsaan.


“Selamat memperingati Hari Lahir ke-92 Gerakan Pemuda Ansor. Semoga terus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan berperan aktif untuk negeri,” ungkap Kapolres Gowa.


Peringatan Harlah ke-92 Gerakan Pemuda Ansor tahun 2026 mengusung tema “Bersatu, Berperan untuk Negeri.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dan peran strategis generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan.


Polres Gowa berharap momentum peringatan ini semakin mempererat kebersamaan antara Polri dan organisasi kepemudaan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat.


Humas Polres Gowa

DPRD Makassar Tekankan Penguatan UMKM Lewat Program Dinas Koperasi



Nuansa Terkini Makassar,– Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin kembali menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah Angkatan Kedua Tahun Anggaran 2026, di Hotel Karebosi Premier, Jalan Jenderal M Jusuf, Jumat (24/4/2026).


Kegiatan pengawasan kali ini difokuskan pada pembahasan Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijalankan oleh Dinas Koperasi Kota Makassar dengan menghadirkan Kadis Koperasi , Arlin Ariesta selaku narasumber utama


Dalam sambutannya, Andi Makmur Burhanuddin menegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.


“UMKM adalah hal penting untuk sama-sama kita pikirkan. Pemerintah sudah menyiapkan jalan bagaimana membina UMKM melalui program-program yang telah dipersiapkan,” ujarnya.


Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar ini mengungkapkan, pemerintah dalam hal ini berperan sebagai fasilitator yang membuka akses dan memberikan dukungan bagi pelaku usaha UMKM melalui. Karenanya,

keterlibatan DPRD dalam mengawal program-program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat ini sangat penting dilakukan.


“Saya sebagai anggota DPRD Makassar merasa penting untuk hadir di tengah-tengah program yang dapat membantu dan memberikan kemajuan kepada masyarakat,” ungkapnya.



Lebih lanjut, Legislator yang akrab disapan Noval ini mengungkapkan, pihaknya melalui DPC PKB Makassar juga telah berupaya memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, meskipun masih dalam skala terbatas.


“Kami di DPC PKB Makassar sudah memberikan beberapa bantuan UMKM, seperti mesin jahit, meskipun jumlahnya masih terbatas,” ungkapnya lagi.


Noval berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah dan DPRD dalam mendorong kemajuan sektor UMKM di Kota Makassar. (*)

Kamis, 23 April 2026

Jumat Bersih di Ujung Tanah, Melinda Aksa Dorong Pembentukan Bank Sampah Setiap RW



Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di Kecamatan Ujung Tanah, sebagai bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Jumat (24/4/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Camat Ujung Tanah, Andi Unru, Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Tanah, Andi Hany Unru serta jajaran pengurus Dekranasda dan TP PKK Kota Makassar. 


Dalam agenda tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik lingkungan dengan berjalan kaki, menyusuri kawasan permukiman warga sambil memantau kondisi kebersihan.


Dalam kesempatan itu, Melinda menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ia berharap setiap Rukun Warga (RW) dapat memiliki bank sampah sebagai solusi konkret dalam mengurangi volume sampah.


“Ke depan, saya harapkan di setiap RW sudah ada bank sampah masing-masing. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bagaimana sampah bisa dikelola dengan baik dan bernilai,” ujarnya.


Selain itu, ia juga menilai kawasan itu memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan sebagai lokasi pengolahan sampah terpadu. Dengan pengelolaan yang tepat, kawasan tersebut dinilai mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.


Dalam peninjauan tersebut, Ketua TP PKK Kota Makassar juga mengapresiasi kondisi lingkungan yang secara umum sudah terlihat bersih dan tertata. Namun demikian, ia tetap mengingatkan agar kebersihan tersebut dapat dijaga secara konsisten.


“Kawasan ini sudah cukup bersih, dan ini harus terus dijaga. Masih ada beberapa titik yang perlu perhatian karena masih ditemukan warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya,” tambahnya.


Tak hanya meninjau, Melinda juga menyempatkan diri menyapa warga setempat. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan membiasakan diri memilah sampah dari rumah, sebagai langkah awal menuju pengelolaan sampah yang lebih efektif.


Kegiatan Jumat Bersih ini diharapkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kota Makassar.