Selasa, 21 Agustus 2018

Usai Melontar Aqabah, Jemaah Haji langsung Pake "Cipo cipo"


Nuansa Terkini.net mina - Jam 22.00 WAS yang merupakan waktu atau jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak Maktab 33 untuk melakukan pelontaran hari pertama , maka sekitar 350-an Jemaah Haji Kloter 14 UPG bergerak dikawal dan dipandu oleh pihak maktab.

Keberangkatan Rombongan jemaah haji Kloter 14 UPG yang diisi oleh jemaah asal Kab. Manokwari, Kab. Sorong dan Kab. Maros ini berjalan rapi dengan melantunkan Takbir layaknya Lebaran saat di Tanah Air.

Dari seluruh Jemaah haji kloter 14 UPG yang berjumlah 452 orang , ada lebih dari 100 Jemaah haji yang tidak ikut serta untuk melontar, mereka hanya dibadalkan pelontarannya oleh jemaah lain atau keluarganya karena mempertimbangkan faktor kesehatan dan keamanan, dan rata rata yang dibadalkan merupakan jemaah yang masuk kategori risti dan lansia.

Rasa haru bercampur bahagia tampak diwajah para jemaah haji kloter 14 usai melaksanakan pelontaran jumratul Aqabah di tanggal 10 Dzulhijjah, mereka saling berpelukan bahkan sampai ada yang tak mampu menahan tangis. Karena menurutnya Gelar Haji dan Hajjah sudah resmi mereka sandang, ditandai dengan selesainya tahallul.

Baik jemaah pria maupun wanita langsung bergegas untuk mandi dan mengganti kostum ihramnya. Yang pria memakai pakaian ala arab dengan jubah dan surban di kepala, serta songkok haji yang sudah "dipatoppo" dan jemaah perempuan lebih Yang unik, seru dan heboh, sebab mereka seakan akan berlomba lomba memakai make up dan kostum haji wanita versi bugis makassar yang dikenal dengan cipo' cipo' dan sejumlah perhiasan emas di badan.

Saya sih melihatnya seru saja, itu.ungkapan kebahagiaan mereka yg telah berhasil menyandang predikat haji dan hajjah, cuma saya sarankan ke mereka khususnya yang wanita agar bila keluar dari tenda tetap menggunakan jilbab, jangan hanya cipo'cipo', nanti kena tegur sama aparat di Saudi Arabia, soalnya lehernya masuk terbuka, pesan Mawardy Siradj, selaku Ketua Kloter.

Insya Allah, jemaah haji kloter 14 UPG yang seluruhnya mengambil Nafar Tsani, masih akan tinggal di Mina sampai tanggal 13 Dzulhijjah 1439 H atau Jumat, 24 Agustus 2018 untuk kembali melakukan pelontaran Jamarat (Ulaa, wustaa dan Aqabah) selama hari tasyrik, untuk selanjutnya kembali ke pemondokan di kota Mekkah dan melakukan persiapan  melaksanakan Thawaf Ifadhah, Jelasnya Lagi.

Insya Allah, Kloter kami akan kembali ke tanah air pada tanggal 6 September 2018, dan diperkirakan tiba pada pukul 22.00 WITA.

Editor | Nuansa Terkini.net | Dina