Nuansa Terkini Gowa,- Di balik pintu ruang Tahanan dan Titipan (Tahti) Polresta Gowa, ada orang-orang yang sedang menjalani proses hukum. Namun bagi Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA., mereka bukan sekadar tahanan, melainkan manusia yang masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata kembali kehidupannya.
Pesan itulah yang dibawa Kapolresta Gowa saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruang Tahti Polresta Gowa, Selasa (29/9/2026).
Kapolresta Gowa hadir didampingi Kasihumas AKP Muh. Syukri, S.Sos., Kasipropam AKP Suhardi, S.H.I., serta Kasat Tahti IPTU Jasman, S.H.
Kunjungan tersebut awalnya merupakan bagian dari pengawasan terhadap kondisi ruang Tahti dan pelaksanaan tugas personel. Namun, suasana berubah menjadi lebih humanis ketika Kapolresta memilih untuk berbicara langsung dengan para tahanan.
Di hadapan mereka, Kapolresta Gowa menyampaikan pesan yang sederhana, namun penuh makna: jangan kehilangan harapan hanya karena sedang berada di balik jeruji.
“Jadikan apa yang sedang saudara jalani ini sebagai pelajaran. Jangan kehilangan harapan untuk menjadi orang yang lebih baik. Setiap orang punya kesempatan untuk berubah,” tutur Kombes Pol. Muh. Yusuf Usman.
Ia mengajak para tahanan untuk menggunakan waktu selama menjalani proses hukum sebagai kesempatan melakukan introspeksi. Kesalahan yang telah terjadi tidak dapat diubah, namun kehidupan setelahnya masih dapat diperbaiki.
“Kalau nanti waktunya kembali kepada keluarga dan masyarakat, pulanglah sebagai orang yang lebih baik. Buktikan bahwa apa yang saudara alami hari ini menjadi pelajaran untuk kehidupan ke depan,” pesannya.
Pesan tersebut disampaikan bukan untuk menghakimi, melainkan untuk mengingatkan bahwa di balik setiap perkara hukum, terdapat manusia dengan keluarga, harapan dan masa depan yang masih bisa diperjuangkan.
Kapolresta Gowa juga mengingatkan para tahanan agar menjaga ketertiban, kebersihan dan kesehatan serta mematuhi seluruh aturan selama berada di ruang Tahti.
Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Gowa memberikan arahan kepada personel yang bertugas agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Pengamanan harus tetap kuat, namun pelayanan kepada tahanan harus dilakukan secara manusiawi dan sesuai ketentuan.
“Jaga mereka dengan baik. Laksanakan tugas secara profesional dan humanis. Tetap tegas dalam aturan, tetapi jangan kehilangan sisi kemanusiaan,” tegasnya.
Kapolresta kemudian mengecek langsung kondisi ruang Tahti serta memastikan aspek keamanan dan pelayanan berjalan sebagaimana mestinya.
Sidak tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan nilai kemanusiaan di setiap ruang pelayanan.
Sebab, di balik sebuah kesalahan, masih ada kesempatan untuk belajar. Di balik sebuah proses hukum, masih ada harapan untuk berubah. Dan di balik pintu Tahti, masih ada manusia yang suatu hari akan kembali mengetuk pintu kehidupan dengan harapan menjadi pribadi yang lebih baik.
Humas Polresta Gowa
