Senin, 27 Mei 2024

PT Dax Sasar Makassar, PJ Sekda : Semoga Bisa Jadi Percontohan Bagi Pengembang Perumahan yang Lain

 


Nuansa Terkini Makassar,— PT Dax Jaya Indonesia kembali menyasar Kota Makassar. Perusahaan pengembang terbaik dari Jepang ini akan kembali membangun sebuah perumahan di area dekat dari asrama haji, Sudiang. 


Hal itu disampaikan saat Kepala Konsulat Jenderal Jepang di Makassar, Ohashi Koichi bersama Vice President COO PT Dax Jaya Indonesia, Fumia Yoshikawa melakukan audiensi ke PJ Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra, di Balai Kota, Senin (27/05/2024). 


Firman Pagarra menyambut baik hal itu. Katanya, kehadiran pengembang Jepang ini bisa menjadi contoh bagi pengembang atau developer lainnya yang ada di Kota Makassar. 


“Kita tahu bangunan jepang itu kokoh dan bagus. Kehadiran pengembang Jepang ini bisa menjadi contoh bagi pengembang lain dalam hal membangun rumah dengan menggunakan teknologi yang canggih dan SOP bangunan yang berkualitas,” ucap Firman. 


Hal ini juga sejalan dengan visi misi bapak Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto untuk menjadikan Kota Makassar sebagai Smart City dan Low Carbon City. 


“Pak Wali memang saat ini sedang menerapkan Low Carbon City di Makassar. Semoga teknologi canggih yang akan diterapkan di bangunan ini bisa saling mendukung visi misi tersebut. Saya berterima kasih karena telah memilih Kota Makassar untuk mengembangkan perumahan,” ungkapnya. 


Sementara, Vice President COO PT Dax Jaya Indonesia, Fumia Yoshikawa  menyebutkan pihaknya akan membangun hunia dengan konsep ala Jepang yang ramah lingkungan. 


Rencananya, akan dibangun dengan luas tanah 1,5 hektare dengan jumlah 120 sampai 130-an unit. 


“Kita ke sini menyampaikan kembali rencana baik kita. Meminta ijin. Karena ada perubahan dari IMB ke PBG. Dan berkonsultasi dengan pihak Kota Makassar. Alhamdulillah diterima dengan baik,” ujarnya.


Dia berharap kehadirannya di Kota Makassar dapat menjadi hal yang lebih baik khususnya pada ketersediaan hunian yang nyaman buat warga Kota Makassar.(*).




Minggu, 26 Mei 2024

Indonesia Indicator: Polri Ikut Andil Suksesnya World Water Forum

 


Nuansa Terkini Jakarta, – Indonesia Indicator menilai Polri turut andil dalam kesuksesan penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10. Selain aspek keamanan, strategi komunikasi Polri dinilai sukses mempromosikan WWF ke masyarakat.


Direktur Komunikasi PT Indonesia Indicator Rustika Herlambang, mengatakan Polri ikut andil dalam menciptakan sentimen positif dari netizen terhadap event internasional ini. Sebab, Polri mampu menciptakan framing hingga mensosialisasikannya ke media massa maupun media sosial dengan baik.


"Informasi (WWF) tersebut cukup masif, disosialisasikan oleh Mabes Polri di berbagai platform baik media maupun media sosial dengan narasi dan diksi yang cukup menarik pula, itu yang mengakibatkan atensi netizen terhadap event ini menjadi sangat besar dan mendapatkan sentimen positif," ujarnya saat ditemui, Sabtu (25/5/2024).


"Kita melihat bahwa sentimen negatif atau framing terhadap penyelenggaraan acara ini sangat kecil karena hampir semuanya diisi oleh berbagai informasi dan hal yang menyenangkan terkait dengan penyelenggaraan WWF," tambahnya.


Rustika mengatakan strategi komunikasi yang dilakukan Polri terkait WWF telah dipersiapkan jauh hari. Persiapan tersebut ditunjukan dari analisis media dan media sosial.


Dikatakan Rustika, komunikasi yang dilakukan oleh Polri salah satunya adalah aspek keamanan, seperti bagaimana mengelola rekayasa lalu lintas dan pengamanan venue. Selain itu, Polri tak luput mempromosikan tradisi kultural yang menjadi salah satu agenda WWF, seperti melukat.


"Kreatif, antisipatif, humanis informatif. Itu saya melihat adalah salah satu strategi komunikasi yang dilakukan oleh Mabes Polri selama ini dalam pelaksanaan WWF," kata dia.


Rustika mengatakan Polri dalam mempersiapkan pengamanan WWF mampu bersinergi dengan berbagai stakeholder. Bahkan tokoh adat tak luput menjadi bagian dari sinergi Polri.


Karena semua upaya Polri, lanjutnya, masyarakat Bali mulanya siap dengan resiko dari penyelenggaraan WWF. Namun terbukti kini WWF berjalan dengan aman.


"Semuanya berlangsung dengan sangat baik dan tersosialisasi dengan sangat baik. Sehingga masyarakat Bali sudah siap dengan berbagai resiko atau dampak yang terjadi atas event internasional ini," terangnya.


"Selamat untuk Mabes Polri atas penyelenggaraan WWF yang luar biasa kali ini," pungkasnya.




DamKarMat Makassar Berhasil Sentuh Hati Masyarakat di Car Free Day



Nuansa Terkini Makassar, - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DamKarMat) Kota Makassar berhasil menyentuh hati masyarakat melalui sejumlah kegiatan menarik yang diadakan di lokasi Car Free Day di Jalan Boulevard pada Minggu, (26/05/2024).


Daya tarik utama dari kegiatan DamKarMat adalah wahana Flying Fox gratis untuk anak-anak. Wahana ini memberikan pengalaman seru dan kegembiraan bagi anak-anak yang mencobanya.


Selain Flying Fox, DamKarMat juga menyediakan hiburan menarik lainnya, yakni kesempatan bagi masyarakat untuk berswafoto dengan hewan ular hasil evakuasi DamKarMat.


Selain hiburan, DamKarMat juga tidak melupakan aspek edukasi. Mereka mengadakan sosialisasi dan praktik langsung mengenai aksi pencegahan dan penanganan tabung gas yang terbakar. 


Kepala DamKarMat Kota Makassar, Hasanuddin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemerintah Kota Makassar yang bertujuan menyentuh hati masyarakat.


“Tujuan kegiatan ini tidak hanya untuk memberikan edukasi tetapi juga menyentuh hati masyarakat dengan berbagai hiburan, karena keselamatan dan kebahagiaan masyarakat adalah prioritas bagi kami," jelasnya.


Ia pun berharap kegiatan ini dapat menciptakan interaksi yang positif antara pemerintah kota dan masyarakat Kota Makassar yang datang berkunjung di lokasi Car Free Day


"Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan atensi masyarakat Kota Makassar dalam mengikuti dan meramaikan kegiatan ini. Semoga ilmu yang didapatkan dari edukasi tadi bisa bermanfaat," pungkasnya.


Salah satu pengunjung, Mirna, mengaku sangat bahagia dan terhibur dengan kegiatan yang dilakukan oleh DamKarMat. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menghibur anak saya dan warga lainnya. Saya berharap acara seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” ungkap Mirna dengan antusias.


Dalam kegiatan ini, DamKarMat juga melibatkan Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Damkar Kota Makassar serta organisasi Redkar (Relawan Pemadam Kebakaran).

Sabtu, 25 Mei 2024

ORARI Lokal Makassar Gelar Muslok II Tahun 2024, Pemkot Makassar Harapkan Bangun Sinergitas

 


Nuansa  Terkini Makassar, - Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Makassar menggelar Musyawarah Lokal II Tahun 2024 yang mengusung tema 'Meningkatkan Kualitas, Solidaritas, dan Sinergitas Amatir Radio yang Lebih Baik', acara berlangsung di Gedung Kuning, Makassar, Minggu, (26/05/2024). 


Mewakili Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Isnaniah Nurdin, secara resmi membuka musyawarah ini. 


Dalam sambutannya, Isnaniah Nurdin memberikan apresiasi yang tinggi dan menyambut gembira penyelenggaraan Musyawarah Lokal ORARI Lokal Makassar.


“Penyelenggaraan musyawarah lokal ini merupakan momentum yang sangat baik bagi pengurus maupun anggota ORARI untuk melakukan konsolidasi dan evaluasi program-program yang telah dan akan dilaksanakan,” ucap Isnaniah.


Ia juga menyatakan terima kasihnya atas keberadaan ORARI di Makassar yang selama ini menjadi mitra pemerintah kota dalam mewujudkan komunikasi publik yang baik di Kota Makassar.


“Tidak dapat dipungkiri bahwa selama ini ORARI telah berperan aktif memberikan dukungan komunikasi dalam setiap momen penting masyarakat, mulai dari perhelatan politik, tanggap bencana, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” lanjutnya.


Ia berharap musyawarah kali ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang konstruktif dan inovatif, yang dapat memperkuat peran ORARI sebagai garda terdepan dalam komunikasi radio amatir.


“Semoga keputusan yang diambil dalam musyawarah ini mampu meningkatkan solidaritas dan sinergitas di antara anggota, serta memperkuat peran ORARI dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat,” tambah Isnaniah.


Ketua ORARI Lokal Makassar, Yusuf Gunco mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Makassar dan berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan.


“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dengan profesionalisme dan integritas tinggi serta terus bersinergi dengan pemerintah untuk mampu meningkatkan peran serta dan eksistensi ORARI di tengah-tengah masyarakat,” katanya.


Ia pun berharap musyawarah ini juga menjadi ajang bagi anggota ORARI untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kerjasama.


Selama musyawarah, berbagai agenda dibahas termasuk evaluasi program kerja sebelumnya dan perencanaan program ke depan. Anggota ORARI Lokal Makassar juga diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan ide-ide yang demi kemajuan ORARI.(*)

Anggota DPRD Makassar, Budi Hastuti Gelar Sosialisasi Perda Pelestarian Cagar Budaya


Nuansa Terkini Makassar, - Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti menggelar sosialisasi penyebarluasan Perda nomor 2 tahun 2013 tentang Pelestarian Cagar Budaya, di Hotel Royal Bay Makassar, Sabtu, 25 Mei 2024.

Pada kesempatan itu, Budi Hastuti berharap seluruh masyarakat khususnya warga yang ada di Dapilnya bisa menjaga dan memelihara budaya di Kota Makassar.

Sebab, kata Budi Hastuti, majunya suatu bangsa atau daerah tergantung bagaimana masyarakatnya bisa menjaga dan melestarikan setiap kebudayaan yang dimiliki.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya, jadi kita harus merawat budaya kita, kebiasaan terdahulu kita yang sudah dilakukan,” ujar Legislator Gerindra Makassar ini.

“Maka dari itu sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya yang diciptakan nenek moyang kita dahulu harus menjaga dan melestarikan setiap,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Ade Irma Rahmawati sebagai narasumber menyampaikan, di era perkembangan saat ini yang serba gadget dan teknologi, kebudayaan tentang bahasa sendiri sudah luntur.

“Contohnya saja bahasa Makassar yang sehari-hari kita pakai di rumah atau lingkungan, jadi kebiasaan itu jangan pernah kita hilangkan meskipun di era modern sekarang ini,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan pelestarian kebudayaan dan tradisi soal bahasa Makassar hanya sebagian kecil lagi dipahami dan dimengerti oleh kalangan suku Makassar di Sulawesi Selatan.

“Makanya sangat penting apa itu pelestarian budaya, kriterianya seperti apa, dan bagaimana menjaga budaya kita agar tidak luntur dan bisa dilestarikan kembali demi anak cucu kelak,” ungkapnya.

Pembentukan KIM di Kelurahan Manggala, Upaya Kominfo Makassar Optimalkan Promosi Potensi Lorong Wisata*

 


Nuansa Terkini Makassar, - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Manggala, yang bertujuan membantu mempromosikan potensi dan melaporkan permasalahan yang ada di Lorong Wisata.


Acara tersebut dihelat di aula Kantor Kecamatan Manggala, Sabtu, (25/05/2024) dan dibuka oleh Lurah Manggala, Arwina H.


Arwina dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Dinas Kominfo Makassar atas inisiatif pembentukan KIM yang diharapkannya dapat berperan aktif dalam mempromosikan 24 Lorong Wisata di Kelurahan Manggala. 


"Selain itu, pembentukan KIM juga dilakukan dalam rangka menyambut Lomba Kelurahan Terpadu, di mana Kelurahan Manggala mewakili Kota Makassar di tingkat provinsi, dan diharapkan bisa melaju ke tingkat nasional," lanjutnya.


Arwina menekankan pentingnya keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari KIM. Ia berharap KIM terus menjalankan tugas dan fungsinya dengan pendampingan dari Dinas Kominfo Makassar.


Sementara itu, Kepala Bidang Humas, dan Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Makassar, Isnaniah Nurdin menyampaikan visi terbentuknya KIM yakni meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam mencapai masyarakat informasi yang sejahtera.


"Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi, KIM diharapkan bisa mengangkat profil lorong-lorong di Kelurahan Manggala ke khalayak yang lebih luas," jelasnya.


Untuk itu, Ia menambahkan, KIM akan berperan dalam mengumpulkan, mengelola, dan menyebarkan informasi terkait potensi masing-masing Lorong Wisata. 


"Potensi ini bisa berupa kuliner khas, hasil kerajinan atau pertanian, serta produk unggulan lainnya yang memiliki nilai ekonomi dan penghasilannya bisa dinikmati bersama oleh masyarakat," jelasnya.


Untuk mendukung tugas KIM, Ia berkomitmen Dinas Kominfo Makassar akan mendampingi dan mempublikasikan potensi-potensi tersebut melalui website resmi KIM untuk menarik minat wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah.


Selain itu, lanjutnya, KIM pun bertugas melaporkan masalah-masalah yang ada di Lorong Wisata. Hal ini penting agar setiap masalah bisa segera diintervensi oleh SKPD terkait untuk ditindaklanjuti.


"Misalnya, laporan mengenai anak yang berpotensi stunting, anak putus sekolah, atau masalah banjir yang sering terjadi di kelurahan ini. Melalui laporan yang ada, kemudian ditindak lanjuti oleh masing-masing SKPD terkait," jelasnya.


Ia berharap, dengan adanya KIM, arus informasi bisa lebih lancar sehingga setiap permasalahan bisa segera ditangani dan setiap potensi bisa dimaksimalkan demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Manggala secara keseluruhan.


Pada acara tersebut, Kominfo Makassar juga langsung membentuk struktur KIM di Kelurahan Manggala. Struktur ini terdiri dari dewan lorong yang mencakup unsur milenial, perempuan, dan tokoh masyarakat.(*).




Kamis, 23 Mei 2024

Kota Makassar Wakili Sulawesi Selatan pada Utsawa Dharmagita Tingkat Nasional ke-XV 2024 di Solo

 


Nuansa Terkini Makassar, - Makassar menjadi salah satu perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) pada ajang Utsawa Dharmagita (UDG) tingkat Nasional ke-XV 2024 yang akan digelar di Kota Solo, Jawa Tengah, 29 Juni sampai 3 Juli.


Utsawa Dharmagita merupakan lomba atau festival nyanyian suci keagamaan Hindu dan  diikuti oleh kontingen dari seluruh provinsi se-Indonesia.


Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI ) Sulsel Gede Durahman bersama seluruh kontingen datang menemui Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memohon doa restu.


Kata Gede Durahman, pada Lomba Utsawa Dharmagita tingkat Sulsel, Kota Makassar menjadi juara umum dua dengan perolehan 13 emas dan juara umum satu Luwu Timur dengan 16 emas. 


"Mereka nanti menjadi satu tim untum kita berangkatkan ke Solo untuk lomba tingkat nasional mewakili Sulsel," ucap Gede, Kamis (23/5/2024) malam di Amirullah. 


Sulsel mengirim sekitar 70 orang kontingen. 62 diantaranya merupkan peserta ada akan mengikuti perlombaan Utsawa Dharmagita di Keratonan Solo. Sisanya official.


Pada festival Utsawa Dharmagita, lanjut Gede, ada delapan cabang perlombaan. Yakni, Utsawa Membaca Sloka, Utsawa Membaca Palawakya, Utsawa Menghapal Sloka.


Utsawa Nyanyian Keagamaan Hindu, Utsawa Membaca Kakawin, Utsawa Dharmawacana Berbahasa Indonesia.


Utsawa Dharmawacana Berbahasa Inggris, dan Utsawa Dharmawiwasa atau Debat Keagamaan Hindu.


"Dari delapan itu ada kategori anak-anak, remaja, dan dewasa. Kita mengikuti semua cabang lomba," tuturnya.


Sementara itu, Wali Kota Makassar Danny Pomanto memberi dukungan penuh kepada kontingen yang akan berangkat mengikuti Utsawa Dharmagita di Solo.


"Harapan kita Sulsel keluar sebagai juara pada ajang Utsawa Dharmagita di Solo," harap Danny Pomanto.


Dukungan ini pun juga menjadi komitmen bahwa kepemimpinannya ingin menjadikan Makassar sebagai kota yang nyaman untuk semua. Termasuk bagi umat Hindu.


"Makassar itu kota yang terbuka, nyaman untuk semua. Saya kunci kata nyaman untuk semua itu ada nilai pluralisme, saling toleransi dan harmonis di dalamnya," tutupnya.




Pj Bahtiar Reunian dengan Danny Pomanto di Lego-Lego: Ingin ada Kerjasama Sister City dengan Makassar dan Mamuju


Nuansa Terkini Makassar, - Pj Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Bahtiar Baharuddin mengenang kebersamaan dengan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.


Keduanya bertemu di acara Reuni Pasopati ke-5 Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Angkatan ke-4 di Kawasan Lego-Lego Makassar, Kamis (23/5/2024) malam.


Sebagai tuan rumah, Danny mendapat undangan khusus dari Pj Gubernur Sulbar Bahtiar. Apalagi hubungan mereka cukup dekat.


Selama delapan bulan menjabat sebagai Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Danny pun juga seringkali terlihat mendampingi Bahtiar dalam setiap kesempatan.


"Beliau (Danny Pomanto) adalah wali kota terbaik yang saya temui disepanjang karir saya," puji Pj Bahtiar Baharuddin dalam sambutannya.


Terakhir keduanya sama-sama mengawal pembangunan stadion Internasional yang akan dibangun Pemerintah Pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kawasan Sudiang-Makassar.


Ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Pemerintah pusat meminta Pemprov Sulsel menyiapkan lahan yang akan dibanguni stadion berstandar Internasional tersebut.


Saat bertemu Presiden Jokowi Februari lalu, Pj Bahtiar didampingi oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.


"Kalau seorang Gubernur tidak didukung  wali kota atau tidak memiliki hubungan baik dengan wali kota-nya itu pasti mati berdiri," ujarnya.


Dengan inovasi dan prestasi yang telah diraih Danny Pomanto, dirinya tak ingin hubungan keduannya setop hanya sampai di Sulsel. 


Bahkan Pj Bahtiar menginginkan ada kerja sama sister city antara Makassar dan juga Mamuju. Ini pun juga merupakan salah satu upayanya membangun Sulbar pasca dilantik 17 Mei 2024, lalu.


"Jadi pak wali kemarin saya sudah pulang kampung dan saya pengen ada semacam kota kembar antara Kota Makassar dengan Mamuju," ungkapnya  


Sementara, Wali Kota Danny Pomanto juga melempar pujian serupa kepada sosok Pj Bahtiar Baharuddin. 


"Saya bersyukur sekali, walaupun delapan bulan bertemu Pak Bahtiar banyak sekali perubahan," ucap Danny Pomanto.


Termasuk menanam tanaman produktif seperti Pisang Cavendish di Sulsel yang dinilai Danny begitu merupakan program yang baik.


"Insyaallah di Sulbar nanti bukan hanya satu pohon pisang, tapi akan beranak sepuluh pohon pisang lain yang lebih produktif," tutupnya.


Di hadapan alumni STPDN Angkatan ke-4, ia juga mempromosikan Makassar Kota Makan Enak yang menjadi tagline baru Kota Makassar.

TP PKK Kota Makassar Beri Bantuan Paket Kain Kafan Ke Seluruh PKK Kecamatan

 


Nuansa Terkini Makassar, - TP PKK Kota Makassar memberikan sumbangan paket kain kafan ke seluruh PKK Kecamatan se Kota Makassar. Bantuan tersebut diterima oleh masing-masing Ketua TP PKK Kecamatan. 


Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, hadir menyerahkannya secara langsung di akhir acara kajian islam yang helat oleh Pokja I di Auditorium PKK Kota Makassar, Kamis (23/05/2024). 


Indira mengatakan bantuan sarana kematian yang diberikannya secara simbolis melalui TP PKK ini diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Makassar. 


"Ini untuk membantu masyarakat dengan meringankan beban dalam mengurus kematian keluarga maupun warganya,"  kata Indira. 


Pemberian bantuan sarana kematian seperti ini bukan kali pertama di lakukan oleh TP PKK Kota Makassar. Tahun sebelumnya, TP Kota Makassar juga membagikan pakat peralatan mandi jenazah serta penutup jenazah kepada seluruh kecamatan di Kota Makassar. 


Sebelumnya, Indira turut menyimak dengan takzim kajian islam bersama seluruh pengurus TP PKK Kota Makassar.


 Kegiatan Kajian Islam ini juga sebagai bentuk dukungan TP PKK Kota Makassar terhadap program Penguatan Keimanan Umat Pemerintah Kota Makassar.


Indira menyampaikan melalui program Penguatan Keimanan Umat dan Pokja 1 TP PKK. Mereka menghidupkan program keagamaan di kehidupan Masyarakat Kota Makassar.


Seperti pengajian lorong, sholat subuh berjamaah, pembinaan qori'-qori' dan hafidz-hafidz hingga mendorong kehidupan toleransi umat beragama di lorong wisata.


"Sebenarnya untuk urusan keagamaan memang sudah melebar ke seluruh Kota Makassar. Pokja I TP PKK juga sudah melebar ke 15 kecematan," jelas Indira.


Namun demikian, Indira menuturkan bahwa kondisi iman manusia tentu yang naik turun. Sehingga perlu kajian sebagai wadah untuk belajar, memperbaiki akidah dan menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.


Sejalan dengan itu, selain sumbangan kain kafan tersebut sebagai bentuk bantuan, Kata Indira, juga menjadi pengingat bagi masyarakat muslim Kota Makassar untuk terus melakukan amalan sebagai bekal di kehidupan selanjutnya.(*)

Indira Yusuf Ismail Tekankan Pentingnya Pendidikan Baca Tulis Quran Bagi Anak

 


Nuansa Terkini Makassar,- Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail menyampaikan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Makassar tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Quran, di Hotel Wizh Prime Hasanuddin, Kamis (23/05/2024). 


Sosialisasi Perda ini dilakukan Indira bersama Anggota DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo dan Ketua Baznas Kota Makassar, Azhar Temanggung. 


Indira menjelaslan pendidikan baca tulisan al-quran sangat penting sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari. 


Olehnya, pendidikan baca tulis al quran mesti jadi bagian dari pendidikan awal untuk anak-anak muslim di Kota Makassar. 


Bukan hanya pada pengetahuan membacanya, tapi juga, kata Indira, intisari memahami baca tulis alquran adalah mengamalkan isi yang akan menjadi bekal dalam pembentukan karakter. 


Namun sebaliknya, menurut Indira, di zaman modern saat ini, semakin banyak orang tua yang acuh meski anaknya tidak tau cara membaca al-quran. 


"Kita (para orang tua) senang kalau anak ta' les bahasa Inggris, les matematika. Tentu itu tidak salah, itu artinya anak kita mau sekolah.  Tapi yang penting juga adalah anak kita mesti pintar baca quran. Itu adalah salah satu kewajiban," katanya. 


Olehnya, Indira menggaris bawahi, sosialisasi Perda ini penting untuk menjadi pegangan terhadap pendidikan keumatan di Kota Makassar. 


Sejalan dengan itu, Indira mengingatkan bahwa Pemerintah Kota Makassar bahkan punya program prioritas yaitu Perkuatan Keimanan Ummat. Program tersebut dirunut kedalam sejumlah kegiatan salah satunya pengajian lorong. 


"Di Kota Makassar ada program pemerintah yaitu Pengajian Lorong. Disitu tentunya yang kita dapatkan adalah belajar dan silaturahmi. Pembelajaran itu untuk hidup kita dikemudian," jelasnya 


Indira pun meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk menyebarkan luaskan ilmu yang diperoleh dari acara sosialisasi Perda Pendidikan Baca Tulis Quran ini, 


"Kita semua harus berjuang agar bagaimana Perda ini harus tersosialisasikan dengan baik di masyarakat," harapnya.(*).




Indira Yusuf Ismail Ajak Pengurus LDII Sukseskan Program Penguatan Keimanan Umat dan Jagai Anakta'

 


Nuansa Terkini Makassar,- Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mengajak pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) untuk turut mensukseskan Program Penguatan Keimanan Umat dan Jagai Anakta'. 


Hal itu disampaikan Indira pada saat dirinya menerima audiensi pengurus LDII di Kantor TP PKK Kota Makassar, Kamis (23/05/2024).  Indira mengajak untuk ikut serta menerapkan dua program unggulan Pemkot Makassar tersebut. 


Hal itu sejalan dengan audiensi yang dilakukan pengurus LDII yang meminta Indira agar berkenan menjadi narasumber utama pada seminar nasioanal yang akan mengangkat tema parenting. 


Indira pun menyambut baik undangan menjadi narasumber tersebut. Namun demikian, Indira menyampaikan alangkah baiknya jika berbagai edukasi yang diberikan bisa tepat sasaran dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat di Lorong lorong Wisata. 


Sama halnya dengan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar dan TP PKK Kota Makassar yang menjadikan lorong wisata sebagai pintu masuknya berbagai program. Termasuk dalam hal edukasi parenting. 


"Kemarin saya bilang waktu audiensi dengan Aisyiah, tadi juga saat kajian dengan ustad, saya bilang kita keroyok, kita turun ke mecamatan, ndak usah ceramah di hotel, langsung kemasyarakatnya," jelasnya. 


Sehingga, dengan hadirnya berbagai organisasi perempuan di Kota Makassar yang punya program sejalan dengan pemerintah, bisa ikut terjun langsung di tengah-tengah masyarakat memberi penguatan edukasi.


Minimal, lanjut Indira, masyarakat ditanamkan nilai-nilai agama yang sederhana tapi berkesinambungan. Indira mencontohkan, seperti nilai nilai agama yang berhubungan dan kehidupan sehari-hari. 


"Ajarkan yang sederhana saja, yang harus kita pikirkan adalah keseharian kita, yang membangun masyarakat. Ibu-ibu ajarkan bagaimana hidup bersih, Anak-anak diajarkan sopan santun misalnya, kita PKK juga punya keterbatasan memberi edukasi," pungkasnya. 

 

Indira pun berharap gerakan massif dan saling bersinergi tersebut paling tidak dapat dimulai diantara pengurus organisasi perempuan di Kota Makassar. 

 

"Kita harus kompak bersama. Gerakan ini harus dimulai dari kita, sesama organisasi perempuan," harap Indira.(*).




Rabu, 22 Mei 2024

Indira Yusuf Ismail Dukung Program Penguatan Keimanan Umat Kota Makassar Lewat Kajian Islam TP PKK

 


Nuansa Terkini Makassar ,- TP PKK Kota Makassar melalui Pokja 1 menggelar Kajian Islam di Auditorium TP PKK Kota Makassar, Kamis (23/05/2024). Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail turut hadir mendengarkan kajian.


Indira menjelaskan Kegiatan Kajian Islam ini juga sebagai bentuk dukungan TP PKK Kota Makassar terhadap program Penguatan Keimanan Umat Pemerintah Kota Makassar. 


Indira menyampaikan melalui program Penguatan  dan Pokja 1 TP PKK. Mereka menghidupkan program keagamaan di kehidupan Masyarakat Kota Makassar. 


Seperti pengajian lorong, sholat subuh berjamaah, pembinaan qori'-qori' dan hafidz-hafidz hingga mendorong kehidupan toleransi umat beragama di lorong wisata. 


"Sebenarnya untuk urusan keagamaan memang sudah melebar ke seluruh Kota Makassar. Pokja I TP PKK juga sudah melebar ke 15 kecematan," jelas Indira. 


Namun demikian, Indira menuturkan bahwa kondisi iman manusia tentu yang naik turun. Sehingga perlu kajian sebagai wadah untuk belajar, memperbaiki akidah dan menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. 


Bagi Indira, Kajian Islam ini juga menjadi wadah para pengurus TP PKK kecamatan se-Kota Makassar untuk membangun silaturahmi, kebersamaan dan menghargai perbedaan. Seperti  isi kajian yang disampaikan. 


Di kesempatan yang sama, Indira menceritakan pengalamannya di Bali saat mengikuti acara World Water Forum. Indira takjub bagaimana masyarakat Bali mengimplementasikan keagamaan disetiap aspek kehidupan mereka. 


"Di Bali itu agamanya jadi budaya, budayanya jadi agama. Dan itu sangat luar biasa bagi saya, sedikit-sedikit ada acara keagamaan dan luar bisanya mereka sangat taat," jelasnya. 


Lewat contoh tersebut, Indira mengajak seluruh elemen masyarakat terkait untuk massif mendukung suksesnya program Penguatan Keimanan Umat. Sehingga, harap Indira, secara perlahan, Masyarakat Kota Makassar dapat menjadikan agamanya sebagai pedoman hidup. 


"Di sini di Kota Makassar, kita ditangani oleh Bagian Kesra, camat, lurah, dan ada para ustad. Saya harap turun ke masyarakat mengedukasi bahwa ini adalah way of life kita," harapnya.(*).





Komisi D DPRD Makassar Gelar Rapat Dengan Pendapat




Nuansa Terkini Makassar , – Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) guru serta kesiapan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP di Kota Makassar.

Rapat yang diadakan di ruang rapat Komisi D DPRD Kota Makassar, Rabu, 22 Mei 2024 ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidi

Pada rapat tersebut, perwakilan dari Dinas Pendidikan memaparkan langkah-langkah yang telah diambil untuk memfasilitasi proses PPDB.

Langkah-langkah tersebut termasuk sistem pendaftaran online, kriteria seleksi, dan upaya memastikan transparansi serta keadilan dalam penerimaan siswa baru.

Rapat ini merupakan bagian dari upaya Komisi D untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar melalui kebijakan yang tepat dan implementasi yang efektif.

Dengan adanya RDP ini,diharapkan permasalahan terkait penempatan P3Kguru dan PPDB dapat teratasi dengan baik, sehingga proses belajar mengajar di sekolah-sekolah Kota Makassa. (*).