Jumat, 28 November 2025

Blue Light Patrol Sat Lantas Polres Takalar Jaga Keamanan Lalu Lintas di Malam Akhir Pekan

Tags

 


Nuansa Terkini Takalar, — Personel Piket Turjawali Sat Lantas Polres Takalar kembali melaksanakan Blue Light Patrol pada Sabtu malam, 29 November 2025, mulai pukul 20.00 Wita hingga selesai. Kegiatan patroli yang dimulai pukul 22.00 Wita ini berlangsung dalam wilayah hukum Polres Takalar dengan tujuan memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas pada malam akhir pekan. 


Patroli dipimpin oleh Aiptu Jaya bersama Aipda Ilham, dengan menyisir berbagai ruas jalan utama yang kerap ramai aktivitas masyarakat.


Rute patroli meliputi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Fitrah Takalar, serta Jalan Ince Husain Kecamatan Pattallassang. 


Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan tindakan preventif seperti standby di titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, memberikan teguran hingga penindakan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melakukan pelanggaran, serta aktif menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas. 


Dengan lampu biru khas patroli yang menyala, kehadiran polisi bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan kecelakaan.


Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M melalui Kasat Lantas IPTU Mulyadi, S.Sos saat dikonfirmasi mengatakan, Blue Light Patrol merupakan salah satu upaya preventif yang terus kami intensifkan untuk menjaga situasi kondusif di Kabupaten Takalar, terutama pada malam hari. 


"Dengan kehadiran personel di jalan-jalan protokol, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun berkendara.” ujar Kasat Lantas.


“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Patroli ini bukan hanya pengawasan, tetapi juga edukasi agar masyarakat lebih disiplin dan memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas. Keselamatan adalah kebutuhan bersama.” pungkasnya.


Asw-19

Wali Kota Munafri Matangkan Kolaborasi di Jepang, KBRI Tokyo Beri Dukungan Penuh

Tags


Nuansa Terkini YOKOHAMA–TOKYO — Langkah diplomasi Pemerintah Kota Makassar, di pentas internasional kembali menunjukkan keseriusannya. Usai mengikuti rangkaian Asia Smart City Conference (ASCC) 2025. 


Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama rombongan menyambangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jumat (28/11/2025) waktu setempat.


Kehadiran rombongan Pemkot Makassar diterima langsung oleh Atase Perhubungan KBRI Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, beserta jajaran diplomat Indonesia. 


Pertemuan itu berlangsung hangat, penuh diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi dan dukungan bagi agenda pembangunan Makassar yang kini tengah intens bertumbuh dalam ekosistem smart city.


Munafri tidak datang sendiri. Ia didampingi para pejabat kunci Pemkot Makassar, Kadis Kominfo Dr. Muh Roem, Kadis Lingkungan Hidup Dr. Helmy Budiman, Kadis PU Zuhaelsi Zubir, serta Kabag Kerja Sama Andi Zulfitra yang keseluruhannya memperkuat posisi Makassar dalam membangun jejaring internasional.


Kunjungan ini menjadi bagian penting,  keterlibatan Kota Makassar tampil di panggung global untuk mempromosikan inovasi, memperkuat kerja sama, dan membuka peluang sinergi baru yang bermanfaat bagi kota dan masyarakat.


Pada kesempatan ini, Atase Perhubungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, memberikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, beserta rombongan dalam kunjungan resmi ke KBRI Tokyo. 


"Kehadiran Wali Kota pak Munafri untuk kerja sama yang sudah diwujudkan bersama dengan Pemerintah Mayor of Yokohama, menurut hemat kami, adalah sebuah capaian luar biasa," ucapnya.


Ia menilai langkah diplomasi tersebut menunjukkan keberlanjutan kerja sama antara Makassar dan sejumlah pihak di Jepang.


Ikhsandi menyatakan bahwa kehadiran Wali Kota Makassar sekaligus memperkuat kerja sama yang sebelumnya telah terjalin dengan Pemerintah Kota Yokohama.


"Ini juga menunjukkan sustainability kerja sama secara bilateral antara Indonesia dan Jepang," sambung  Ikhsandi Wanto. 


Dia menegaskan bahwa bagi pihak KBRI, Makassar merupakan salah satu mitra penting dalam berbagai upaya pengembangan kota dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Makassar sejatinya selalu menjadi sebuah partner sejati bagi pemerintah di Jepang. 


"Dalam beberapa kesempatan, kami selalu mendorong agar Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus menggali potensi kerja sama, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia," lanjutnya.


Ikhsandi Wanto juga menyebutkan bahwa sejumlah inisiatif sebelumnya yang melibatkan Pemkot Makassar telah berjalan positif, sehingga KBRI Tokyo berharap penguatan kolaborasi dapat dilanjutkan pada masa mendatang.


Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah agenda strategis yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Makassar selama kunjungan kerjanya di Jepang.


Dalam sambutannya, Munafri mengawali pembicaraan dengan menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat pihak KBRI.


"Terima kasih atas penerimaannya yang sangat baik bagi kami," ujarnya.


Appi yang juga Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar itu. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Jepang merupakan bagian dari undangan untuk mengikuti Konferensi ASEAN Smart City yang berlangsung di Yokohama. 


Di sela-sela agenda utama tersebut, Pemkot Makassar memanfaatkan momentum untuk memperkuat komunikasi dengan sejumlah perusahaan Jepang.


"Kami hadir di Jepang ini dalam rangka undangan mengikuti Konferensi ASEAN Smart City di Yokohama. Di sela-sela kegiatan itu, kami menyempatkan untuk kembali membicarakan atau memastikan beberapa pembicaraan kami dengan beberapa perusahaan di Jepang," tutur Appi. 


"Khususnya Perusahaan yang ada di Yokohama dan Tokyo. Baik yang dalam tahapan pembicaraan maupun yang sudah masuk ke dalam tahapan pengerjaan proyek di Kota Makassar," lanjutnya.


Dengan serangkaian agenda tersebut, Munafri menegaskan bahwa kunjungannya ke Jepang bukan hanya sebatas menghadiri konferensi internasional, tetapi juga memperkuat jejaring, membuka peluang baru, dan melanjutkan kerja sama strategis demi kemajuan Makassar.


Ia menuturkan, beberapa proyek yang sebelumnya pernah dijalin dengan perusahaan Jepang kini memasuki tahap evaluasi untuk dilanjutkan kembali. 


Oleh sebab itu, Munafri berharap Kedutaan dapat memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi keberlangsungan kerja sama tersebut.


Lanjut dia, tentu ini menjadi hal yang sangat baik, dan berharap supporting dari Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo untuk melancarkan urusan-urusan kolaborasi.


"Karena ada beberapa poin penting yang akan kami laksanakan ulang dengan perusahaan Jepang, di mana kerja samanya pernah berjalan tetapi kegiatannya telah berakhir, dan kini akan dilanjutkan kembali. Ini yang membutuhkan support dari KBRI Tokyo," terang Munafri.


Selain membahas kelanjutan proyek, Munafri juga memaparkan upaya Pemkot Makassar menggali peluang bantuan hibah dari Jepang, khususnya terkait kebutuhan transportasi kapal yang bisa membantu masyarakat di Pulau milik Pemkot Makassar.


Baik darat, sungai, maupun laut. Apalagi Jepang punya alat transportasi yang baik dan terus diperbarui setiap tahun. 


"Transportasi kapal penumpang yang akan membantu kami pergunakan untuk lalu lintas antarpulau. Kapalnya tidak perlu besar, kapasitas 30 sampai 50 orang, supaya operasionalnya tidak besar," tambah Appi.


Ia menambahkan, hibah bus untuk transportasi pelajar juga menjadi salah satu harapan Pemkot Makassar, untuk mengangkut anak sekolah.


Tak hanya itu, isu ketenagakerjaan turut menjadi fokus pembahasan. Munafri menilai kondisi Jepang yang tengah mengalami kekurangan tenaga kerja dapat menjadi peluang besar bagi anak muda Makassar untuk mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri.


"Kami berharap bisa dihubungkan dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga mereka bisa mengirimkan mentor atau trainer ke Makassar untuk berangkat ke sini," urainya.

Kamis, 27 November 2025

Sekda Makassar: SPM Harus Jadi Prioritas Utama Belanja Daerah

Tags


Nuansa Terkini Makassar,— Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa Standar Pelayanan Minimal (SPM) harus menjadi prioritas tertinggi dalam penyusunan anggaran daerah. 


Hal itu disampaikan Sekda Makassar Andi Zulkifly saat membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Standar Pelayanan Minimal Tahun 2025 yang dihadiri jajaran Kementerian Dalam Negeri dan perangkat daerah Kota Makassar, Kamis (27/11).


Kegiatan ini Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Standar Pelayanan Minimal Tahun 2025 program Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Makassar. 


Sekda Makassar Andi Zulkifly menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Maddaremmeng, beserta jajaran. Ia menekankan kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi peningkatan kualitas pelayanan dasar di Kota Makassar.


“Kegiatan pagi ini bukan kegiatan biasa. Ini sangat penting dan strategis untuk Pemerintah Kota Makassar, karena kita berbicara tentang pelayanan dasar yang merupakan hak masyarakat dan wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah,ˮ ujarnya.


Sambung Sekda Zulkifly mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengalami pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp500 miliar dari total APBD Rp5,1 triliun. Meski demikian, ia menegaskan bahwa belanja untuk pemenuhan SPM tidak boleh dikurangi.


“Prinsip yang kami pegang adalah prioritas utama dalam belanja APBD adalah SPM. Setelah SPM, baru kita masuk pada visi-misi Wali Kota dan urusan penunjang. Jadi bukan visi-misi yang utama, tetapi SPM dulu,ˮ tegasnya.


Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menyesuaikan dokumen perencanaan, mulai dari RKPD, renstra, hingga renja, agar seluruh kebutuhan pelayanan dasar tercakup dan tidak terlewat.


“Pastikan seluruh urusan SPM masuk terlebih dahulu dalam dokumen perencanaan. Jangan sampai anggaran disusun tanpa dasar perencanaan yang kuat,ˮ kata Zulkifly.


Mantan Camat Ujung Pandang itu juga mengingatkan pentingnya fungsi panitia penerapan SPM yang diketuai langsung oleh Wali Kota Makassar dan sekretarisnya dijabat oleh Sekda. Ia menekankan bahwa pelaporan SPM setiap triwulan harus lengkap dan sesuai ketentuan, termasuk data mutu layanan, mutu SDM, sampai jumlah penerima layanan.


“Penerapan SPM harus betul-betul kita kontrol. Setiap triwulan kita wajib melaporkan capaian kinerja, kualitas layanan, hingga jumlah masyarakat yang menerima layanan dasar itu,ˮ ujarnya.


Ia menyebutkan bahwa kinerja SPM menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).


“Kalau mau nilai LPPD kita bagus, maka pelaksanaan dan pelaporan SPM harus bagus juga. Ini salah satu indikator yang menentukan,ˮ jelasnya.


Dalam kesempatan itu, Zulkifly juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kota Makassar meraih SPM Award pada 2025. Ia berharap Makassar dapat mempertahankan capaian itu pada tahun berikutnya.


“Alhamdulillah, tahun ini kita dapat SPM Award berkat pembinaan dari Pak Sesdirjen dan jajarannya. Ke depan kita harus bisa mempertahankannya dengan pelaporan yang lebih baik dan lebih tepat waktu,ˮ ungkapnya.


Sekda Makassar berharap seluruh perangkat daerah dapat menindaklanjuti materi dan arahan yang diberikan selama bimtek untuk memastikan kesesuaian perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan SPM di masing-masing SKPD.


“Apa yang kita dapatkan hari ini harus benar-benar diterapkan. Kita pastikan penerapan SPM berjalan baik demi peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat,ˮ pungkasnya. 


Terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Maddaremmeng, menegaskan pentingnya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai hak dasar masyarakat sekaligus kewajiban pemerintah daerah. 


Maddaremmeng menekankan bahwa SPM merupakan instrumen utama memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar secara layak, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban, hingga sosial.


“Berbicara SPM berarti berbicara tentang hak dan kewajiban. Haknya adalah hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dasar, sementara kewajibannya berada pada pemerintah daerah untuk memastikan layanan itu terpenuhi,ˮ ujarnya.


Ia mengungkapkan bahwa SPM kini menjadi perhatian sejumlah kementerian dan lembaga negara, termasuk Ombudsman RI dan Kementerian Hukum dan HAM. Menurutnya, keterlambatan atau kegagalan memberikan pelayanan dasar dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hak asasi.


“Pelayanan dasar itu sudah dianggap sebagai hak masyarakat. Kalau itu dilanggar, maka bisa dinilai sebagai pelanggaran HAM. Ini sudah menjadi perhatian serius, bukan hanya Kemendagri,ˮ tegasnya. (*).




Rabu, 26 November 2025

Meski Kalah 0-3 Masyarakat Padang Mawalle Tetap Bangga

Tags

 


Nuansa Terkini Polman, - Klub Tarkam Padang Putra Fc. mencatatkan prestasi gemilang pada turnamen sepak bola Liga Tarkam. Keberhasilan ini menjadi semakin istimewa karena seluruh pencapaian diraih dengan komposisi skuad yang sepenuhnya terdiri dari pemain lokal.


Dalam laga perempat pinal yang berlangsung di lapangan Mombi Kec.Alu pada Rabu 26 November 2025 ,kita harus berpuas dan bangga meskipun hasilnya kita kalah telat 0-3 dari klub tarkam AMR FC


Salah satu Pemuda Padang Mawalle  Aldi menyampaikan rasa bangganya atas capaian Tim ini.


“Ini bukan hanya kemenangan bagi klub, tetapi juga kemenangan bagi talenta lokal. Para pemain membuktikan bahwa dengan kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan, mereka mampu bersaing di level tertinggi,” ujarnya.


Masyarakat Padang Mawalle pun menyampaikan apresiasi kepada para pemain, staf pelatih, dan pendukung setia yang terus memberi energi positif. Keberhasilan ini dipandang sebagai bukti komitmen tarkam dalam membangun fondasi sepak bola berbasis pengembangan pemain lokal.


“Kami akan terus bermain dengan hati dan memberikan yang terbaik. Dukungan suporter adalah motivasi terbesar kami,” tambah sang kiper, [Fikri P Pamuja].    


Prestasi ini tidak hanya mengukuhkan Tarkan sebagai kekuatan baru dalam kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi klub-klub lain untuk memberi ruang lebih besar bagi talenta pemain lokal. (*)

Selasa, 25 November 2025

Polres Gowa Perkuat Pasukan Dalmas, Tekankan Penindakan Terukur dan Humanis

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,- Polres Gowa kembali melaksanakan latihan Pengendalian Massa (Dalmas) secara rutin di Lapangan Apel Griya Bhayangkara Polres Gowa sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Rabu (26/11/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh instruktur Dalmas, IPDA Muh. Rizal, S.H, yang memberikan pembekalan materi meliputi formasi Dalmas, penggunaan perlengkapan, hingga simulasi penanganan situasi massa. Seluruh rangkaian latihan berlangsung dengan mengedepankan pendekatan humanis agar personel mampu bertindak profesional dan proporsional di lapangan.


IPDA Muh. Rizal menegaskan bahwa latihan ini bukan hanya tentang kesiapan fisik, tetapi juga membentuk mental personel agar tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.


“Dalam setiap penanganan massa, prinsip humanis harus menjadi prioritas. Personel dituntut mampu mengendalikan situasi tanpa mengesampingkan keselamatan serta hak-hak masyarakat,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K, M.Si memberi apresiasi atas pelaksanaan latihan rutin ini.


“Latihan Dalmas adalah bentuk kesiapan kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap personel mampu bertindak cepat, terukur, dan tetap mengedepankan aspek humanis dalam setiap situasi,” ungkap Kapolres.


Latihan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat kekompakan dan kedisiplinan personel Polres Gowa dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya menjelang kegiatan masyarakat berskala besar.


Dengan latihan berkala ini, Polres Gowa berharap mampu memberikan pelayanan terbaik serta menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga Kabupaten Gowa.


Humas Polres Gowa

Diskominfo Makassar Undang Ndoro Kakung, Praktisi Media Sosial Bagikan Tips Kehumasan Era Digital

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar, -- Dinas Kominfo dan Informatika Kota Makassar melalui Bidang Humas dan IKP menggelar kegiatan kehumasan pemerintahan di era media sosial di Novotel Hotel, Selasa (25/11/2025). 


Kegiatan ini menghadirkan Wicaksono atau yang lebih dikenal dengan nama penanya Ndoro Kakung, seorang penulis dan praktisi sosial media yang berasal dari Yogyakarta. 


Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan humas pemerintah dalam mengelola informasi dan interaksi kepada publik khususnya di media sosial.


Ndoro Kakung membagikan tips dan strategi kehumasan yang efektif di era digital. 


Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya membangun interaksi yang kuat dengan masyarakat melalui media sosial. Agar tidak sekedar informasi tapi menjadi interaksi publik. 


"Di era digital sekarang publik tidak lagi menginginkan seremoni belaka. Publik menginginkan interaksi langsung ke pemerintah setempat. Direspon dan ditindaki keluhannya," ucap Ndoro Kakung. 


Ia menekankan seorang humas di pemerintahan harus aktif untuk merespon dan menyajikan konten yang membuat masyarakat mendapat sebuah wadah untuk saling interaktif.


"Humas harus belajar menyajikan konten yang mudah dipahami, dibaca. Harus belajar tekhnik infografis. Tanpa tiga unsur ini publik hanya dapat narasi bukan akses ke informasi. Seorang humas harus menyiapkan diri untuk "tsunami informasi", jelasnya.


Tak hanya itu, Admin sosmed harus memahami algoritma konten agar mencapai tujuan pemasaran dan komunikasi secara efektif dan mengoptimalkan strategi konten. 


Ia juga mencontohkan hingga saat ini  banyak humas baik di pemerintahan dan instansi lainnya yang masih mengelola akun sosmednya dipenuhi dengan seremoni wajah pimpinan. Sehingga tidak ada efek informasi yang dapat tersampaikan ke publik. 


Akibatnya follower tidak bertambah dan interaksi tidak berkembang. 


"Kesalahan umum humas itu menganggap medsos sebagai arsip kegiatan pribadi pimpinan. Caption yang seperti rilis berita, konten yang tidak ada ajakan ke pubilk dan komentar publik yang diabaikan," paparnya. 


Ndoro Kakung pun berpesan humas yang baik adalah humas yang mampu menyampaikan keluhan masyarakat ke pimpinan. 


"Contoh Bukan pimpinan menghadiri rapat tapi yang dishare ke masyarakat itu efek nyata ke masyarakat dari rapat tersebut,"pungkasnya. 


Kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan humas pemerintah dalam mengelola informasi dan interaksi di media sosial, sehingga dapat meningkatkan citra pemerintah dan meningkatkan partisipasi masyarakat. (*)

Senin, 24 November 2025

Dispar Makassar Dukung Monolog Budaya 2025: Merawat Identitas di Era Digital

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,- Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menghadiri pembukaan kegiatan Monolog Budaya 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar di Auditorium Politeknik Pariwisata Makassar, Selasa (25/11/2025).


Kegiatan yang mengusung tema “Budaya di Tengah Digitalisasi Bertahan atau Bertransformasi” ini menjadi ruang dialog dan refleksi bersama mengenai peran budaya lokal di tengah perkembangan pesat digitalisasi.


Pada pembukaan kegiatan, Dinas Kebudayaan menekankan bahwa Makassar merupakan kota yang kaya akan keragaman budaya.



Melalui kegiatan ini, pemerintah kota berupaya memperkuat kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak melupakan identitas budaya yang menjadi ciri khas Kota Makassar.


Monolog Budaya diharapkan menjadi momentum kolaboratif dalam merumuskan strategi pelestarian budaya di era modern.


Kehadiran Dispar Kota Makassar dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan lintas sektor terhadap pengembangan kebudayaan sebagai fondasi penting dalam pembangunan kota.




Dispar Makassar Gelar Capture Makassar 2025, Soroti Gastronomi Lewat Cerita Visual

Tags




Nuansa Terkini Makassar,-Tribun Lapangan Karebosi kembali menjadi ruang ekspresi komunitas kreatif ketika Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar membuka Pameran Capture Makassar, Selasa (25/11/2025).


Pembukaan pameran ditandai dengan seremoni pemotongan pita yang sekaligus menjadi simbol dimulainya rangkaian kegiatan Capture Makassar 2025.



Pameran foto dan diskusi bertema Gastronomi Makassar ini berlangsung hingga 26 November 2025, menampilkan kekayaan kuliner, budaya, dan ritus makan masyarakat Makassar melalui pendekatan visual dan naratif.


Tahun ini, Capture Makassar menampilkan 66 karya foto yang dikemas dalam format photo story. Cerita visual ini dibagi ke dalam empat bab, yaitu Laut, Pasar, Dapur, dan Meja Penyajian termasuk ritus makan dalam budaya Makassar.


Rangkaian kegiatan meliputi talkshow tematik, pentas seni, penampilan band lokal, hingga lomba foto yang terbuka untuk masyarakat.


Ketua Panitia Pelaksana, Irwin Ohorella, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pameran, tetapi upaya memahami kuliner sebagai identitas budaya.


“Kegiatan ini dapat menjadi kesempatan untuk lebih mengenal kuliner Kota Makassar, yang bukan hanya kuliner kekinian tapi juga kuliner yang berasal dari warisan budaya,” ujarnya.


Melalui Capture Makassar, Dispar Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong promosi pariwisata berbasis budaya dan gastronomi, serta menghadirkan ruang publik yang inklusif bagi warga dan komunitas kreatif.


Makassar, Sulsel - Pemilihan Ketua RT/RW Serentak di Kota Makassar: forum wartawati Tekankan Pentingnya Transparansi dan Netralitas

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar, 25 November 2025 - Pemilihan Ketua RT/RW serentak di Kota Makassar akan segera digelar. Dalam rangka memastikan proses demokrasi ini berjalan dengan baik dan adil, Ketua Forum Wartawati Sulawesi Selatan, Hasmiaty Hasan, SE, menghimbau agar proses pemilihan dilakukan dengan transparan dan netral.


Menurut Hasmiaty, pemilihan Ketua RT/RW adalah momentum penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang amanah dan berintegritas. Oleh karena itu, panitia pemilihan harus benar-benar netral dan tidak memihak kepada calon manapun.


"Panitia pemilihan harus memastikan bahwa setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan bahwa proses pemilihan berjalan dengan adil," kata Hasmiaty dalam pernyataannya.


Selain itu, Hasmiaty juga menghimbau kepada masyarakat untuk aktif dalam proses pemilihan dan menggunakan hak pilih mereka dengan bijak. "Masyarakat harus memastikan bahwa mereka terdaftar sebagai pemilih dan menggunakan hak pilih mereka untuk memilih pemimpin yang terbaik," katanya.


Dengan demikian,forum wartawati berharap pemilihan Ketua RT/RW di Kota Makassar dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah dan berintegritas. "Kita harus pastikan bahwa pemimpin yang terpilih adalah mereka yang benar-benar peduli dengan masyarakat dan dapat membawa kemajuan bagi komunitas," pungkasnya.


Pemilihan Ketua RT/RW serentak di Kota Makassar akan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan di tingkat lokal. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memastikan bahwa proses pemilihan berjalan dengan baik dan adil.


Laporan : Umi

Minggu, 23 November 2025

Sekda Makassar Tekankan Pentingnya Kepatuhan Regulasi bagi Camat dan Lurah

 


Nuansa Terkini Makassar,— Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa camat dan lurah memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat atau Kamtibmas.


Penegasan tersebut disampaikan Sekda Makassar Andi Zulkifly saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi atas Pelaksanaan Kebijakan Administrasi Pemerintahan 2025, yang digelar di Hotel Novotel Makassar, Senin (24/11).


Sekda Makassar Andi Zulkifly menekankan bahwa seluruh aktivitas pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan harus berpedoman pada regulasi yang berlaku, khususnya Permendagri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).


“Kegiatan yang kita lakukan ini merupakan bagian dari tupoksi camat dan lurah, terutama terkait pelaksanaan kebijakan pemerintahan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat. Semua harus berbasis regulasi, khususnya Permendagri Nomor 18 Tahun 2020,” ujar Zulkifly.


Ia menjelaskan bahwa Permendagri tersebut mengatur mekanisme penilaian kinerja pemerintah daerah melalui sejumlah instrumen, antara lain LPPD, LKPJ, Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD), serta Ringkasan LPPD (RLPPD). 


Seluruh laporan ini, kata dia, menjadi indikator capaian penyelenggaraan pemerintahan yang akan dinilai oleh pemerintah pusat, DPRD, dan masyarakat.


“LPPD itu menjadi instrumen untuk mengukur capaian program pemerintah kota. LKPJ kita laporkan ke DPRD, sementara RLPPD menjadi laporan pemerintah kota yang disampaikan ke masyarakat. Semua ini saling terkait dan wajib dipahami oleh camat dan lurah,” katanya.


Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar itu juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah wajib memenuhi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, sosial, pekerjaan umum, permukiman, serta keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, seluruh program pemerintah harus diawali dengan pemenuhan belanja wajib pada enam sektor tersebut sebelum diarahkan pada visi–misi Wali Kota.


“SPM itu pelayanan dasar. Enam bidang ini dikontrol ketat oleh pemerintah pusat dengan indikator kinerja kunci. Termasuk keamanan dan ketertiban, yang menjadi tugas langsung camat dan lurah,” jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, mantan Camat Ujung Pandang juga menyinggung peran lurah dalam pembinaan masyarakat, pelaksanaan pembangunan, pelayanan publik, serta koordinasi keamanan lingkungan melalui sinergi bersama TNI–Polri dan masyarakat.


Selain itu, pria bergelar doktor Administrasi Publik ini mengingatkan pentingnya pengawasan dalam Pemilihan RT/RW yang akan digelar dalam waktu dekat. Menurutnya, pemilihan RT/RW kerap menjadi isu sensitif secara politik, sosial, maupun ekonomi, sehingga camat dan lurah wajib memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi.


“Pemilihan RT/RW ini seksi secara politik dan banyak kepentingan masuk ke dalamnya. Karena itu, camat dan lurah wajib netral dan berpegang pada Perwali Nomor 20 Tahun 2025 serta juknisnya. Jangan mengambil keputusan di luar regulasi,” tegasnya.


Zulkifly berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dengan saksama, mengingat hasil penilaian LPPD akan dilakukan paling lambat tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran.


“Ini kegiatan penting. LPPD kita dinilai pada bulan Maret, sehingga semua harus disiapkan sejak sekarang baik secara administrasi maupun teknis. Saya harap camat dan lurah memahami betul tupoksinya dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penyelenggaraan pemerintahan,” tutupnya.


Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Makassar. Hadir pada kesempatan itu Kabag Tata Pemerintahan Armin Paerah. Sementara narasumber yakni Kasdim Makassar Letkol Inf Wahyu, dan perwakilan Satpol PP. (*).





Sabtu, 22 November 2025

Dekranasda Kota Makassar Raih Juara 2 Parade Wastra di Penutupan Expo Kreatif Andalan 2025

Tags


Nuansa Terkini Makassar,— Expo Kreatif Andalan 2025 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan,  Fatmawati Rusdi di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (23/11/2025).


Penutupan berlangsung meriah, menandai berakhirnya pameran kreatif Sulsel yang menghadirkan karya-karya unggulan UMKM dan perajin dari 24 kabupaten/kota.


Wakil Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta expo yang telah menunjukkan wajah baru kreativitas daerah. 


Ia menekankan pentingnya konsistensi, kualitas, dan inovasi agar produk lokal semakin percaya diri bersaing di tingkat nasional. “Sulawesi Selatan punya potensi besar, dan Expo Kreatif ini adalah bukti nyata kekuatan kreativitas masyarakat kita,” ujar Wakil Gubernur Sulsel itu.


Malam penutupan juga diramaikan dengan fashion show inklusif oleh anak-anak Down Syndrome binaan Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan. 


Dengan penuh percaya diri, mereka memperagakan busana berbasis wastra daerah, menghadirkan suasana haru dan kebanggaan di antara pengunjung. 


Momen ini menjadi salah satu highlight yang memperlihatkan komitmen Dekranasda dalam memberikan ruang kreatif bagi semua kalangan.


Pada kategori yang paling dinantikan, Dekranasda Kota Makassar berhasil meraih Juara 2 Parade Wastra, sebuah prestasi membanggakan yang diperoleh setelah 15 pengurus Dekranasda Kota Makassar tampil memukau di runway.


Mengusung wastra khas Makassar dengan sentuhan modern, para pengurus memperagakan busana baju bodo yang menonjolkan warna, serta interpretasi baru terhadap budaya lokal. Harmoni antara desain, aksesori, dan koreografi penampilan membuat Makassar mendapat apresiasi besar dari dewan juri dan penonton.


Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Prestasi ini adalah hasil kerja kolektif. Para pengurus tampil dengan penuh energi, percaya diri, dan berhasil membawa karakter wastra Makassar ke panggung yang lebih luas,” katanya.


Dengan capaian ini, Dekranasda Kota Makassar berharap motivasi para perajin dan pelaku kreatif semakin meningkat. 


Sebagai penutup, capaian Juara 2 Parade Wastra ini menjadi langkah awal yang semakin menguatkan posisi Makassar di kancah kreativitas nasional. Terlebih, tahun depan Hari Kesatuan Dekranasda tingkat Nasional Makassar menjadi tuan rumah untuk acara tersebut, sebuah kesempatan besar untuk menampilkan potensi terbaik daerah. 


Dengan semangat yang sudah terbangun di Expo Kreatif Andalan tahun ini, Dekranasda Kota Makassar siap menyongsong perhelatan tersebut dengan persiapan yang lebih matang dan kolaborasi yang lebih luas, menjadikan Makassar pusat perhatian dunia kriya dan wastra Indonesia.(*).




Jumat, 21 November 2025

Dispar Makassar Hadiri Malam Pembukaan Festival Sinema Prancis 2025

Tags



Nuansa Terkini Makassar,- Dinas Pariwisata Kota Makassar menghadiri Malam Pembukaan Festival Sinema Prancis 2025, sebuah kegiatan tahunan yang digelar untuk memperkenalkan budaya Prancis melalui media film.


Acara yang menjadi bagian dari rangkaian nasional Festival Sinema Prancis ini berlangsung di XXI Mall Panakkukang, Jumat (21/11/2025).



Festival Sinema Prancis 2025 sendiri merupakan program resmi yang diselenggarakan oleh Institut Français d’Indonésie (IFI) dan digelar di 14 kota di Indonesia.


Tahun ini, festival menghadirkan total 20 judul film Prancis pilihan yang tayang di jaringan Cinema XXI, IFI, Alliance Française, dan mitra lokal.


Pembukaan festival dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 21 November, termasuk di Makassar, yang memutar film “13 Jours, 13 Nuits” (13 Days, 13 Nights) karya sutradara Martin Bourboulon.



Film thriller berdurasi 112 menit tersebut diputar di Studio 5 XXI Mall Panakkukang dengan subtitle bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Registrasi penonton dibuka mulai pukul 18.00 WITA dan pemutaran film diikuti secara gratis.


Kehadiran Dispar Kota Makassar pada malam pembukaan menunjukkan dukungan pemerintah kota terhadap kegiatan kebudayaan berskala internasional, sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk menikmati karya sinema dunia.




Ketua Fraksi PKB Apresiasi Langkah Pemkot Makassar, Dorong Integrasi Program Lansia dengan Aktivitas Rumah Tangga

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, memberikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kota terhadap warga lanjut usia melalui kegiatan-kegiatan yang mendorong mereka tetap aktif dan terlibat dalam kehidupan sehari-hari.


Menurutnya, ruang bagi lansia untuk bergerak dan bersosialisasi merupakan bagian penting dari kualitas hidup di kota besar seperti Makassar.


“Pemerintah sudah berada di jalur yang tepat dengan menghadirkan kegiatan yang membuat lansia merasa dihargai. Kita ingin mereka tetap punya ruang untuk bergerak, berinteraksi, dan merasa menjadi bagian dari kehidupan kota,” ujar Andi Makmur.


Andi Makmur memberikan masukan agar aktivitas lansia tidak hanya mengandalkan kegiatan seremonial, tetapi terhubung dengan program sederhana yang bisa dilakukan di rumah.


Ia menyebutkan contoh seperti aktivitas urban farming skala rumah tangga, perawatan tanaman, pemanfaatan pekarangan, dan kegiatan ringan lain yang membantu menjaga kebugaran sekaligus memberi manfaat ekonomi kecil.


“Kegiatan seperti merawat tanaman atau mengelola pekarangan itu sederhana, tetapi dampaknya besar. Badan bergerak, pikiran tetap aktif, dan keluarga ikut terlibat,” ucapnya.


Ia juga menilai bahwa program berbasis rumah tangga akan lebih mudah dijalankan oleh kader dan bisa dipantau secara berkala tanpa beban biaya besar.


“Jika programnya dekat dengan kehidupan sehari-hari, para lansia tidak merasa dipaksa. Mereka akan bergerak dengan sendirinya karena aktivitasnya menyatu dengan rutinitas rumah tangga,” tambahnya.



Andi Makmur menegaskan bahwa dukungan keluarga adalah elemen yang tidak dapat digantikan.


“Peran keluarga itu tetap yang utama. Dorongan kecil dari anak atau cucu agar orang tua tetap aktif sudah sangat membantu,” ungkapnya.


Mengakhiri pernyataannya, Andi Makmur menyampaikan bahwa DPRD siap mendukung kebijakan yang menguatkan peran kader dan memastikan lansia mendapatkan perhatian yang layak.


“Kami membuka ruang untuk mendukung program yang benar-benar dekat dengan kebutuhan lansia. Selama arah kebijakannya menjaga martabat mereka dan memberi manfaat langsung, kami akan ada di belakangnya,” tutupnya.

Kamis, 20 November 2025

Dispar Makassar Terima Audiensi Go Talent Academy, Bahas Penguatan Ekosistem Film Lokal

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,- Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menerima audiensi dari Go Talent Academy di Makassar Creative Hub, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, yang menyambut tim Go Talent Academy untuk berdiskusi mengenai perkembangan industri kreatif, khususnya sektor perfilman.


Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kondisi ekosistem film di Kota Makassar yang terus mengalami pertumbuhan. Go Talent Academy memaparkan berbagai program yang mereka jalankan untuk pengembangan talenta muda di bidang film dan fotografi, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis dengan pemerintah daerah.


Achmad Hendra Hakamuddin menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Dispar Makassar untuk terus mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif, termasuk industri film yang memiliki potensi besar di kota ini.




Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas kreatif seperti Go Talent Academy menjadi langkah penting untuk menciptakan ruang ekspresi yang lebih luas, meningkatkan kualitas karya, serta memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat industri kreatif di Indonesia Timur.


Audiensi ini diharapkan menjadi awal kerja sama yang lebih konkret dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memfasilitasi kegiatan kreatif, dan mengembangkan potensi film lokal sebagai daya tarik wisata budaya Kota Makassar.




Kadis Pariwisata Makassar Terima Kunjungan Dandim 1408 di Makassar Creative Hub

Tags


Nuansa Terkini Makassar,- Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menerima kunjungan dari Dandim 1408/Makassar, Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, di Makassar Creative Hub (MCH), Kamis (20/11/2025).


Dalam kunjungan ini, Kadispar Kota Makassar didampingi oleh Plt. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Kepala UPT Pengelolaan Pantai Losari, serta Direktur Makassar Creative Hub.




Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan akrab.


Kunjungan ini diisi dengan pengenalan Makassar Creative Hub beserta seluruh fasilitasnya yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas kreatif di Kota Makassar.




Rabu, 19 November 2025

Kapolda Sulsel Buka Rakorbin SDM dan PNS Polri Polda Sulsel T.A 2025: Perkuat Komitmen Mewujudkan SDM Unggul, Adaptif, dan Kolaboratif

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,- Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pembinaan (Rakorbin) SDM dan PNS Polri Polda Sulsel Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Hotel Harper Perintis Makassar, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., serta Pejabat Utama Polda Sulsel.


Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa Rakorbin bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, refleksi, dan perencanaan pembinaan SDM serta PNS di lingkungan Polda Sulsel. Ia menyebutkan bahwa forum ini menjadi platform penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun SDM Polri yang unggul, adaptif, dan kolaboratif.


Kapolda menjelaskan bahwa sejalan dengan prioritas Pemerintah Indonesia dalam penguatan kualitas sumber daya manusia, Polri telah menetapkan salah satu sasaran strategis dalam Renstra Polri 2025–2029, yaitu “Pengembangan dan pengelolaan SDM Polri yang kompeten, berintegritas, dan adaptif secara terpadu dan menyeluruh.”


Sasaran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta kapabilitas seluruh personel Polri agar mampu menjalankan tugas dengan profesionalisme, integritas, dan orientasi pelayanan publik yang optimal. Selain itu, SSDM Polri juga mengusung visi besar, yakni “Terwujudnya ekosistem SDM Polri yang unggul dan adaptif secara berkesinambungan melalui meritokrasi, digitalisasi, serta kolaborasi.”


Rakorbin tahun ini diselenggarakan dengan tiga fokus utama, yaitu: Menjalin silaturahmi dan memperkuat soliditas, mengevaluasi capaian kinerja serta menyamakan persepsi dan memecahkan masalah.


Kapolda Sulsel mengajak seluruh peserta Rakorbin untuk memanfaatkan forum ini seoptimal mungkin sebagai ruang bertukar pengalaman, membangun jejaring, serta menghasilkan rumusan kebijakan yang lebih baik dan aplikatif.


Mengakhiri sambutannya, Kapolda Sulsel menyerukan pentingnya kerja kolektif dalam membangun institusi yang kuat melalui kualitas SDM yang berintegritas dan profesional.


"Mari kita jadikan Polda Sulawesi Selatan sebagai organisasi yang hebat melalui pembinaan SDM yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan. Mari bekerja dengan semangat tinggi dan komitmen kuat untuk mewujudkan SDM Polri yang unggul, adaptif, dan kolaboratif," pungkasnya.

Hadir di Expo Kreatif Andalan Sulsel, Melinda Aksa Support Booth UMKM Perkuat Perajin Lokal

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,— Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran pengurus Dekranasda kota, menghadiri Expo Kreatif Andalan yang digelar oleh Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Kamis (20/11/2025). 


Dalam kegiatan ini, beliau meninjau langsung setiap booth yang menampilkan produk-produk unggulan dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, termasuk karya kreatif para perajin Makassar.


Sebagai Ketua Dekranasda Kota Makassar, ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar bentuk partisipasi, melainkan komitmen nyata untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah. 


Ia menyapa para pelaku UMKM, mendengarkan cerita di balik karya mereka, hingga memberikan masukan tentang pengemasan, kualitas, dan peluang pemasaran. “Dekranasda Makassar selalu hadir untuk mendukung para perajin. Kita ingin mereka naik kelas dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.


Dalam kunjungan tersebut, Ketua Dekranasda Makassar juga memberikan dukungan langsung dengan membeli sejumlah produk kerajinan dari berbagai booth. Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa mencintai produk lokal harus dimulai dari pemimpin daerah hingga masyarakat. 


Ia berharap, kehadiran pameran seperti ini dapat mendorong peningkatan kreativitas, inovasi, serta memperkuat jejaring antarperajin di Sulawesi Selatan.


Dekranasda Kota Makassar berkomitmen untuk terus memperluas program pembinaan, pelatihan, dan fasilitasi pemasaran bagi UMKM kreatif. Melalui kolaborasi antara pemerintah kota, perajin, dan mitra daerah, Melinda optimistis bahwa Makassar dapat menjadi salah satu pusat produk kreatif unggulan di Sulawesi Selatan.


Expo Kreatif Andalan menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kekayaan karya lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah dalam memajukan ekonomi kreatif.(*)

Munafri Bakal Telusuri Akar Konflik, Bangun Ruang Aman hingga Pemberdayaan Remaja di Tallo

Tags


Nuansa Terkini Makassar,– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memperketat pengawasan dan pengawalan keamanan sebagai langkah meredam konflik berkepanjangan antara dua kelompok warga di Kecamatan Tallo


Diketahui, wilayah rawan bentrok ini kembali bergejolak beberapa hari lalu, sehingga pemerintah kota bersama aparat keamanan turun langsung bertemu warga di Aula SMK 5 Makassar, Kamis (20/11/2025).


Turut mendampingi Munafri dalam peninjauan tersebut, Dandim 1408/Makassar Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan dan Wakapolrestabes Makassar AKBP Andi Erma Suryono. Pertemuan ini menjadi forum bagi Munafri merangkul masyarakat dan mendorong terbentuknya lingkungan harmonis.


Munafri menegaskan bahwa pemerintah bersama TNI dan Polri akan mengambil langkah kolaboratif, mengupas penyebab konflik yang selama ini muncul tenggelam di kawasan tersebut. 


“Ini harus dilakukan secara kolaboratif. Kita harus masuk melihat apa sebenarnya akar persoalannya. Kurangnya ruang interaksi membuat masyarakat mudah terprovokasi,” ujar Munafri.


Ia juga menegaskan bahwa penguatan penjagaan akan kembali dioptimalkan. Posko-posko keamanan yang melibatkan TNI-Polri, Satpol PP, RT/RW, serta warga sekitar akan lebih diperketat untuk mencegah potensi bentrokan lanjutan.


Di samping itu, Munafri bersama pimpinan aparat TNI-Polri menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku tindakan kriminal juga akan dilakukan secara maksimal. 


“Ini kriminal yang harus segera diselesaikan. Kita harus hadir memastikan tidak ada lagi aksi brutal seperti membakar bahkan menghilangkan nyawa,” tegasnya.


Lebih jauh, Munafri juga menyoroti pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat dalam menciptakan kondisi aman. Pemerintah, lanjutnya, telah menyiapkan pola pemberdayaan bagi warga, termasuk pendidikan nonformal bagi anak-anak usia dini hingga pelatihan kerja bagi warga yang sudah memasuki usia produktif.


Selain pemberdayaan, Minafri melanjutkan pemerintah kota Makassar juga mempertimbangkan pembangunan sarana pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah tersebut. 


“Di sana tidak ada sekolah SMP. Sehingga tidak ada ruang interaksi. Mereka tidak pernah bertemu dalam satu titik bersama. Ini yang akan kita bangun,” katanya.


Munafri menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menata kehidupan masyarakat dan memastikan mereka memahami bahwa konflik tidak memberikan keuntungan apa pun.


“Semua rugi dengan keadaan ini. Bapak-bapak terhambat mencari nafkah, ibu-ibu kesulitan mengantar anak sekolah, anak-anak juga terhambat belajar,” ujarnya.

Kominfo Makassar Diseminasi Hasil Kelurahan Cantik Tamalate, Dorong Penguatan Data Mikro

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar, — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Diseminasi Hasil Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Kecamatan Tamalate. Berlangsung di Makassar Government Center lantai 7, Kamis (20/11/2025).


Kegiatan ini menghadirkan lurah se-Kecamatan Tamalate, agen statistik, akademisi, dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi Satu Data Desa/Kelurahan Indonesia (SDDI).


Kepala Dinas Kominfo Makassar, Muhammad Roem, membuka kegiatan dengan menegaskan pentingnya kualitas data dalam pemerintahan berbasis bukti. 


“Arah pembangunan tidak boleh lepas dari data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena data adalah jantung dari pembangunan,” ujar Roem dalam sambutannya. 


Ia menilai kebijakan yang tidak berbasis data cenderung meleset dari kebutuhan masyarakat. Roem menjelaskan bahwa posisi kelurahan sangat strategis karena mereka memegang data paling dekat dengan realitas sosial masyarakat. 


Lebih lanjut, ia juga menggarisbawahi peran besar akademisi yang memperkuat proses pengolahan data melalui metode ilmiah dan teknologi m, sehingga proses verifikasi data menjadi lebih tepat dan terukur.


“Kolaborasi ini memperkuat kualitas data, sekaligus membantu memastikan kebijakan yang kita ambil benar-benar sesuai kebutuhan warga,” tambah Roem.


Terakhir, ia menyebut Smart City, War Room, dan terbaru aplikasi Lontara+ sebagai bukti kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menuju tata kelola berbasis data.


Masuk ke sesi inti, kegiatan menghadirkan dua narasumber. Narasumber, Kepala BPS Kota Makassar, Abd Hafid, memaparkan proses bisnis statistik yang diterapkan dalam sistem nasional serta pembagian peran antarinstansi dalam mendukung SDDI.


Hafid juga mengungkap perkembangan positif Kelurahan Cantik di Kota Makassar, khususnya di Kecamatan Tamalate, yang dinilai semakin baik dalam pengumpulan dan validasi data.


Narasumber kedua, Sekretaris Dinas Kominfo Makassar Ismawaty Nur, menjelaskan pentingnya peningkatan literasi data di tingkat kelurahan. Menurutnya, pengelolaan data menuntut pemahaman tentang teknik validasi, analisis, dan penyajian yang benar.


Pada kesempatan tersebut, Kominfo Makassar juga memberikan penghargaan kepada empat universitas mitra—Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, UIN Alauddin Makassar, dan Universitas Muhammadiyah Makassar, atas kontribusi aktif dalam mendukung program Kelurahan Cantik.


Acara dilanjutkan dengan launching buku “Kelurahan dalam Angka” untuk seluruh kelurahan di Kecamatan Tamalate. Publikasi ini menghadirkan data terkait pemerintahan, kependudukan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga kondisi lingkungan.


Diketahui, penyusunan publikasi melibatkan 50 mahasiswa dari empat perguruan tinggi serta 30 agen statistik kelurahan. Mereka berperan dalam pengumpulan dan verifikasi data sehingga menghasilkan informasi yang akurat dan menggambarkan kondisi aktual tiap kelurahan.


Kegiatan diseminasi ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar memperkuat ekosistem data yang terintegrasi di tingkat kota.

Pemkot Makassar Dukung Gelaran Makassar Bersholawat pada Milad ke-50 IMMIM

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyatakan dukungannya terhadap gelaran Makassar Bersholawat yang menjadi rangkaian Milad ke-50 Pesantren IMMIM. 


Kegiatan religius ini digagas sebagai ruang doa dan munajat bersama untuk keselamatan serta ketenteraman Kota Makassar.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, mengatakan pihaknya mengapresiasi inisiatif Pesantren IMMIM yang menghadirkan momentum kebersamaan antara masyarakat, santri, alumni, dan pemerintah daerah.


“Pemerintah Kota Makassar tentu sangat mendukung kegiatan Makassar Bersholawat ini. Selain menjadi wadah spritual, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendoakan kota yang kita cintai,” ujar Andi Zulkifly usai menerima kunjungan pengurus IMMIM di ruang Sekda Makassar, Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (20/11).


Ia menegaskan kolaborasi antara pemerintah kota dan lembaga pendidikan keagamaan seperti IMMIM merupakan upaya penting untuk menjaga suasana damai, aman, dan kondusif di Makassar.


“Kami berharap melalui sholawat dan doa bersama ini, Makassar senantiasa dilimpahi keberkahan, dijauhkan dari segala musibah, dan menjadi kota yang semakin sejuk bagi seluruh warganya,” tukasnya.


Kegiatan Makassar Bersholawat disambut baik oleh berbagai pihak di lingkungan Pesantren IMMIM. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua YASDIC IMMIM Dr. Hj. Nurfadjri Fadeli Luran, Ketua Panitia Milad Pesantren IMMIM Lukman Sunusi, serta sejumlah tokoh seperti Daswar M. Rewo.


Selain rangkaian doa dan sholawat, panitia juga menyiapkan puluhan hadiah bagi peserta, dengan hadiah utama berupa paket umrah. 


Dukungan hadir pula dari unsur pemerintah kota, termasuk Kepala Kesbangpol Makassar Fatur Rahim, Kepala Dinas Perhubungan Makassar Muh. Rheza, dan Kabag Kesra Moh. Syarief.


Andi Zulkifly berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus berlanjut dan menjadi tradisi positif di Kota Makassar.


“Semoga IMMIM terus menjadi bagian penting dalam pembinaan akhlak dan pendidikan umat di Makassar. Pemerintah kota siap bersinergi untuk kegiatan-kegiatan kebaikan seperti ini,” tutupnya. (*)

Wali Kota Munafri Resmi Buka Kompetisi MTQ 2025 Pemkot Makassar

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi membuka ajang kompetisi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar Tahun 2025 di Gedung Lestari 45, Kamis (20/11/2025). Pembukaan ditandai dengan prosesi melengkapi kaligrafi di atas kanvas oleh Munafri.


MTQ ke-11 Tingkat Kota Makassar  akan berlangsung hingga 23 November 2025 di MAN 3 Makassar dengan 17 cabang lomba, termasuk tilawah, tafsir tiga bahasa, fahmil, syahril Qur’an, hingga kaligrafi dan karya tulis ilmiah. Diikuti oleh total 815 peserta dari 15 kecamatan.


Munafri menekankan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan momentum strategis pembangunan karakter generasi muda. Ia menyebut MTQ sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Kota Makassar.


Wali kota yang akrab disapa "Appi" ini juga menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap para qori, qariah, hafiz, dan hafizah. Ia menyampaikan keprihatinannya mengenai ketimpangan hadiah yang diterima pemenang MTQ dibanding kompetisi lain.


Untuk itu, Ia meminta Ketua DPRD Kota Makassar yang turut hadir langsung di acara, untuk bersama-sama mempertimbangkan penambahan anggaran MTQ pada tahun berikutnya.


“Hadiah MTQ tidak boleh kalah dari kompetisi lain. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita dan pembinaan akhlak mereka. Kita harus menempatkan mereka pada posisi yang layak,” tegasnya.


Selain itu, Munafri memaparkan langkah kebijakan pendidikan yang sedang dirancang oleh Pemkot Makassar bersama pihak terkait, termasuk Universitas Negeri Makassar. 


Pemkot Makassar berencana merevisi kurikulum pendidikan dasar untuk memasukkan penguatan pendidikan agama, menambah jam membaca Al-Qur’an, serta menegaskan pendidikan akhlak dan kearifan lokal dalam pembelajaran formal.


Ia juga menegaskan rencana Pemkot Makassar mewajibkan pembelajaran terhadap penguasaan dua bahasa bagi peserta didik, yaitu bahasa Inggris dan Bahasa Arab bagi siswa muslim.


Munafri menegaskan bahwa kehilangan peluang ekonomi sering kali disebabkan keterbatasan penguasaan bahasa, sehingga penguasaan Bahasa Arab dianggapnya sebagai aset strategis bagi generasi Muslim Makassar.


"Kita tidak boleh lagi tertinggal dalam hal itu,” ujarnya.


Munafri memberi pesan khusus kepada dewan hakim yang baru dikukuhkan untuk menjalankan tugas dengan objektivitas dan integritas. Ia berharap proses penjurian menjadi bagian dari pembinaan sehingga pemenang tidak sekadar memperoleh gelar, tetapi juga mendapat peluang lanjutan untuk berprestasi hingga tingkat provinsi.


Terakhir, Ia menekankan visi menjadikan Makassar sebagai 'rumah' bagi semua warganya. Sebuah kota yang toleran, inklusif, dan menjunjung tinggi moderasi beragama. 


Ia menyerukan agar perbedaan tidak memecah persahabatan dan bahwa pembangunan harus melibatkan semua lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.


Munafri berharap MTQ ke-11 menjadi titik tolak lahirnya generasi Qur’ani yang unggul akhlak dan kompetensi, serta mampu membawa nama baik Makassar pada tingkat provinsi dan nasional.(*)




Kapolda Sulsel Gelar Silaturahmi Bersama Insan Media, Perkuat Sinergi untuk Sulsel yang Aman dan Kondusif

Tags

 


Nuansa Terkini Makassar,- Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menggelar kegiatan Silaturahmi Bersama Insan Media di Mapolda Sulsel pada Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis antara Polda Sulsel dan insan median dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta pelayanan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.


Turut hadir Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., Pejabat Utama Polda Sulsel, Sekretaris PWI Sulawesi Selatan, para pimpinan redaksi media, kepala biro TV lokal, wartawan, dan seluruh insan media.


Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan media yang senantiasa menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Silaturahmi ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling mengenal dan memperkuat hubungan antara Polda Sulawesi Selatan dengan rekan-rekan media yang selama ini menjadi penghubung kami kepada masyarakat,” ujar Kapolda.


Beliau menyampaikan bahwa hubungan Polri dengan media adalah kemitraan yang tidak bisa dipisahkan, terutama dalam menghadirkan informasi yang objektif, edukatif, dan berimbang.


“Kami sangat memahami peran penting rekan-rekan media. Kami butuh hubungan yang solid, karena media adalah bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas Polri,” tambahnya.


Kapolda juga menekankan pentingnya kolaborasi yang sudah terbangun sejak bertugas di Bareskrim, di mana hubungan kerja dengan media selalu menjadi bagian penting dalam menjaga keterbukaan informasi publik.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan fokus Polda Sulsel dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Kami akan mengoptimalkan seluruh kekuatan yang ada untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Upaya pre-emptive dan preventif selalu kami kedepankan. Namun, bila sudah tidak dapat dihindari, penegakan hukum akan dilakukan demi melindungi hak masyarakat,” jelasnya.


Kapolda menegaskan bahwa tindakan humanis tetap menjadi prioritas, tetapi Polri tidak akan ragu menindak tegas pelaku kejahatan demi menciptakan Sulawesi Selatan yang aman.


Kapolda Sulsel juga mengucapkan terima kasih kepada media atas dukungannya dalam membantu pengungkapan sejumlah kasus menonjol, termasuk kasus penculikan anak atas nama Bilqis yang berhasil diungkap dalam waktu singkat. “Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah mengangkat citra Polri melalui pemberitaan positif atas keberhasilan pengungkapan kasus penculikan Bilqis. Ini membuktikan kekuatan kolaborasi antara Polri dan media,” ungkapnya.


Di akhir sambutannya, Kapolda Sulsel menegaskan komitmen Polda Sulsel untuk menjadikan wilayah Sulawesi Selatan sebagai tempat yang aman bagi masyarakat dan dunia usaha, namun tidak aman bagi pelaku kejahatan.


“Mari kita jadikan Sulawesi Selatan sebagai tempat paling aman bagi masyarakat, pelaku usaha, dan semua bentuk pembangunan. Dan sebaliknya, mari kita jadikan Sulsel sebagai tempat paling tidak aman bagi pelaku kejahatan, termasuk pelaku narkoba dan tindak kriminal lainnya,” tutup Kapolda.


Laporan : Safrida