Nuansa Terkini Makassar, 25 Juli 2026 – Usai resmi dikukuhkan pada 19 Juli 2026, jajaran pengurus baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Pribumi Indonesia (Asprindo) Sulawesi Selatan langsung bergerak cepat dengan membentuk panitia pelaksana Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil).
Pembentukan panitia tersebut ditandai melalui rapat perdana yang digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Asia Hotel Pengayoman, Makassar. Rapat ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan Muskerwil yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.
Muskerwil bertujuan menyusun program kerja tingkat wilayah, memperkuat koordinasi organisasi, serta mengoptimalkan peran pengusaha lokal dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Selain itu, Asprindo berkomitmen menjadi fasilitator bagi pelaku usaha dalam memperluas akses pemasaran, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Rapat perdana tersebut dihadiri oleh Ketua DPW Asprindo Sulawesi Selatan, Ir. Abu Hasan, Sekretaris DPW Uya Mustamin, serta Dewan Pakar Prof. Nursamsu Parjono, S.E., M.M. Turut hadir jajaran panitia pelaksana Muskerwil, yaitu Ketua Panitia Vilda Yanti Lalawi, Sekretaris Haris Samtidar, S.T., S.E., Bendahara Desyani Kuhu, Seksi Dana Nurul Husna Umar, dan Seksi Perlengkapan Rahmad Saldy, S.Pd.
Adapun tema Muskerwil DPW Asprindo Sulawesi Selatan tahun 2026 adalah:
"Kolaborasi dan Sinergi Ekonomi Daerah Bersama Pemerintah untuk Memaksimalkan Potensi Lokal (Kampung Industri, Desa Wisata, dan Desa Emas) serta Membantu Pelaku Usaha Lokal Memenuhi Standar Pasar Global."
Melalui Muskerwil ini, DPW Asprindo Sulawesi Selatan diharapkan mampu melahirkan program-program strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat kemitraan dengan pemerintah, serta meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar nasional hingga pasar global.
Pelaksanaan Muskerwil DPW Asprindo Sulawesi Selatan direncanakan berlangsung pada 22 Agustus 2026, dengan melibatkan pengurus, pelaku usaha, serta para pemangku kepentingan yang memiliki komitmen dalam memajukan ekonomi daerah. .
