Rabu, 21 Februari 2024

Selaku Ketua Pansel, Pj Sekda Firman Harap Hasil Selter JPTP Mencetak Kepala OPD yang Berkualitas

Tags

 


Nuansa TerkiniMakassar,— PJ Sekda Kota Makassar, sekaligus Ketua Panitia Pelaksana (Pansel) Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Firman Hamid Pagarra berharap hasil dari Seleksi Terbuka JPTP Pemkot Makassar mencetak Kepala OPD yang berkualitas dan berintegritas.


Hal itu disampaikan usai hadir mendampingi Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto dalam pembukaan tahapan penulisan makalah dan penilaian kompetensi oleh Pansel terbuka Pemkot Makassar di Puslatbang KMP LAN, Rabu (21/02/2024). 


Tahapan ini diikuiti oleh 36 peserta yang akan diseleksi untuk mengisi 7 jabatan kepala OPD yang lowong. 


Kata Firman, dalam penyeleksian ini peserta harus fokus mengeluarkan seluruh kemampuannya secara maksimal untuk menuangkan ide dan gagasannya dalam penulisan makalah yang akan dipresentasikannya. 


“Semua punya peluang yang sama. Saya harap semua bertarung secara sehat dengan mengeluarkan kemampuan maksimal yang dimiliki. Hasil terbaik nantinya yang akan terpilih. Apalagi tempat seleksinya ini di KMP LAN sudah terakreditasi A jadi tidak main-main tesnya,” ucapnya.


Dia juga mengingatkan kepada peserta bahwa penyeleksian ini bagian dari penilaian untuk mendapatkan birokrat yang cepat tanggap, beradaptasi, uptodate, dan mampu menyukseskan visi misi dan program prioritas Pemkot Makassar sesuai arahan Wali Kota Makassar.


Sementara, Kepala Puslatbang KMP LAN, Dr. Andi Taufik menambahkan metode penyeleksian yang akan digunakan yakni assesment center merupakan metode yang sudah teruji untuk menentukan kualitas dari para peserta seleksi terbuka. 


“Jadi penulisan makalahnya ini memakan waktu 120 menit untuk 1 makalah nanti ada tiga makalah yang akan dibuat peserta,” ujarnya.


Tak lupa ia memberikan motivasi kepada para peserta untuk berusaha semaksimal mungkin.


“Karena hasil tidak pernah mengkhianati proses. Jadi nantinya hasil asesment center yang didapatkan para peserta dapat digunakan selama tiga tahun kedepan untuk mengikuti seleksi terbuka kembali jika ada, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota tanpa tes awal lagi. Tapi tetap harus menulis makalah,” sebutnya.


Adapun tujuh jabatan lowong yang akan diisi nantinya yakni Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Komunikasi dan Informatika.


Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk dan Kelurga Berencana, Satpol PP Kota Makassar dan Dinas Lingkungan Hidup. (*)