Nuansa Terkini Makassar,— Semangat kolaborasi lintas organisasi kembali ditunjukkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar bersama Bhayangkari Ranting Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel melalui kegiatan Sosialisasi Cara Pemilahan dan Pengelolaan Sampah Sesuai Aturan Pemerintah Kota Makassar yang digelar di Aula Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Jalan Sultan Alauddin No. 75A, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan perubahan perilaku masyarakat dari rumah tangga menuju pengelolaan sampah yang lebih tertib, sehat, dan bernilai ekonomi. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga sesi diskusi berlangsung.
Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari Kompol Mursalim M., S.E., M.M., Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan, yang mengapresiasi inisiatif edukasi lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kebersihan kota.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena persoalan sampah merupakan isu bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran sejak dari lingkungan keluarga agar budaya memilah dan mengelola sampah dapat menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa jajaran Satbrimob Polda Sulsel siap mendukung program-program Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Kolaborasi antara organisasi perempuan, Bhayangkari, dan institusi kepolisian merupakan langkah positif dalam memperkuat gerakan peduli lingkungan. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi dapat melahirkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi kebersihan Kota Makassar,” tambahnya.
DWP Kota Makassar hadir dipimpin langsung oleh Penasihat DWP Kota Makassar Hj. Fatma Wahyuddin A. Zulkifly bersama jajaran pengurus DWP Kota Makassar. Kehadiran mereka menegaskan komitmen DWP dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar terkait pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumbernya.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, DWP menghadirkan narasumber berkompeten di bidang lingkungan, yakni Tjing Ming Nelly, S.E., M.M. dari Dewan Lingkungan Kota Makassar dan Abdul Razak Rukka, Penyuluh Bank Sampah Kota Makassar. Keduanya memberikan edukasi praktis mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga pemanfaatan bank sampah sebagai solusi ekonomi sirkular.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Fatma Wahyuddin A. Zulkifly menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi dan aksi sederhana seperti memilah sampah dari rumah, kita ikut menyelamatkan Kota Makassar untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Bhayangkari menyambut baik sinergi ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan keluarga besar Brimob maupun masyarakat luas.
Kolaborasi antara DWP Kota Makassar dan Bhayangkari Ranting Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel menjadi bukti konkret dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Gerakan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya baru masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dengan benar, sehingga Makassar semakin maju sebagai kota modern yang peduli lingkungan.


