Selasa, 05 September 2017

Pemangku Adat Karaeng Loe Ri Bira : Apresiasi Pemerintah Mau Lestarikan Budaya Adat dan Menjadi Aikon Pariwisata

Tags

Selasa | 29 Augustus 2017 | 20:00 | Wita

 Nuansa Terkini.Net Makassar-Dalam rangka semarak dirgahayu RI ke 72 Keluarga Besar Karaeng Loe Ri Bira bersama masyarakat menyambut dengan penuh antusias melalui pesta rakyat yang digelar malam tadi sebagai bentuk manifestasi dalam mensyukuri hari kemerdekaan dan sekaligus memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah setempat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. 


Menurut H. Syamsuddin Ketua Panpel sangat mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah setempat atas perhatianya untuk mau memajukan dan melestarikan budaya adat masyarakat Karaeng Loe Ri Bira sekaligus bisa menjadi aikon pariwisata melalui kearifan lokal
Sebagai sponsor utama kegiatan ini kami tentunya berharap kepada bapak Walikota Makassar untuk dapat mengembangkan dan melestarikan budaya adat di Bira. 


Terkhusus selaku penasehat adat Karaeng Loe RI Bira Amran Allobaji, SH. Ia juga tak lupa mengucapkan terima kasihnya sebagai tokoh sentra muda generasi pelanjut Karaeng Loe Ri Bira yang telah banyak berkontribusi atas terlaksananya dan suksesnya dalam setiap moment acara yang digelar. Ungkap H. Syamsuddin Ketua Panitia Pelaksana.


Acara pesta rakyak ini selain dihadiri beberapa pemamgku adat keluarga besar karaeng loe juga dihadiri pejabat dari unsur muspidah pemkot Makassar antara lain camat tamalanrea dan lurah bira.


Dimana acara ini berlangsung meriah karena dirangkaikan dengan acara sambutan adat mappangaru dan tarian madupa serta dihibur dengan pentas mapparaga serta beberapa tarian kreasi asal maumere serta dirangkaikan penyerahan hadiah lomba yang diserahkan langsung melalui camat tamalanrea dan lurah bira beserta pemangkut adat Karangloe Ri Bira yang turut menyerahkan hadiah.
Pemangku adat karaeng loe Ri Bira Krg.H.Maro beserta isterinya menobatkan dengan memberi gelar Karaeng Ngai dan menyerahkan tasbih yang berukuran besar yang merupakan warisan peninggalan pusaka leluhur Karaeng loe Ri Bira kepada ibu walikota Makassar, Indira Yusup Ramdhan Pomanto sebagai benda pusaka yang diyakini membawah keberkahan tersendiri. 


Dalam sambutanya Indira Yusup Ramdhan Pomanto ketua pengerak PKK Kota Makassar mengunkapkan perasaan harunya ketika dinobatkan dengan diberi gelar Karaeng Ngai oleh pemangku adat Karaeng loe Ri Bira merupakan suatu penghargaan atau penghormatan bagi saya dalam rangka memperingati hari dirgahyu ke 72, ungkapnya.


Ia juga meminta kepada masyarakat terkhusus keluarga besar Karaeng loe Ri Bira agar bisa berpartisipasi aktif mendukung program pemerintah menuju kota dunia dua kali tambah baik dengan taek line ”jangan biarkan Makassar mundur lagi” sebagai bukti kita telah banyak mengukir prestasi dan akan kita sempurnakan lagi insyaallah, tutur


Ia juga menambahkan keberhasilan yang telah dicapai saat ini tidak terlepas dari partisipasi dan kontribusi masyarakat, untuk itu saya tetap memohon bantuan, doa dan dukungan agar dapat membawah berkah untuk kota makassar dan anak cucuk kita sebagai penerus bangsa. dengan mendapatkan adipura tiga kali berturut-turut, belum lagi penhargaan yang akan nantinya diterima berupa adipura tingkat asean yang akan diterima dibrunai Darussalam dalam waktu dekat.terangnya. 
Menurut Amran Allobaji, SH yang merupakan penasehat BTR sekaligus tokoh masyarakat mengatakan bahwa Karaeng Loe Ri Bira memiliki historis tersendiri sebagai sebuah kerajaan yang pernah mempertahankan syiar Islam sekaligus dari penjajahan belanda salah satunya peninggalan benda pusaka leluhur berupa tasbih dan beberapa benda pusaka lainnya yang merupakan kebanggan masyarakat. (Lhena)